KPK Tangkap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Terkait Dugaan Jual-Beli Jabatan, 13 Orang Diamankan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 8 November 2025 | 18:39 WIB
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko tiba di Gedung Merah Putih KPK usai terjaring OTT kasus dugaan jual-beli jabatan di Pemda Ponorogo.    (Instagram.com/@sugirisancoko26)
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko tiba di Gedung Merah Putih KPK usai terjaring OTT kasus dugaan jual-beli jabatan di Pemda Ponorogo. (Instagram.com/@sugirisancoko26)

 

Mediapriangan.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko pada Jumat, 7 November 2025. Penangkapan tersebut dilakukan di wilayah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dan diduga berkaitan dengan dugaan jual-beli jabatan di lingkungan Pemda Ponorogo.

Pantauan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 8 November 2025, menunjukkan Sugiri Sancoko tiba sekitar pukul 08.10 WIB. Ia tampak mengenakan rompi hitam dan masker putih tanpa memberikan pernyataan kepada awak media.

Penangkapan Bupati Ponorogo menjadi bagian dari operasi senyap yang juga menjaring sejumlah pejabat daerah. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan 13 orang dari berbagai unsur, termasuk pejabat pemerintahan dan pihak swasta.

“Dalam kegiatan tangkap tangan di wilayah Ponorogo, hingga Jumat malam, tim berhasil mengamankan 13 orang. Tujuh orang di antaranya pagi ini dibawa ke Jakarta,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangan resminya, Sabtu (8/11/2025).

Baca Juga: Jejak Gelap di Balik OTT Gubernur Riau, Dugaan Pemerasan Proyek Rp7 Miliar untuk Biaya Plesiran

13 Orang Diamankan, Termasuk Adik Bupati

Menurut KPK, 7 orang telah dibawa ke Jakarta untuk diperiksa di Gedung Merah Putih, sementara 6 orang lainnya masih menjalani pemeriksaan awal di Ponorogo.

Budi Prasetyo menegaskan bahwa mereka yang diamankan terdiri dari Bupati Ponorogo, Sekretaris Daerah, Direktur Utama RSUD, Kepala Bidang Mutasi Setda, serta tiga pihak swasta, termasuk adik dari Bupati Ponorogo.

Penangkapan ini menandai kelanjutan komitmen KPK dalam mengusut praktik korupsi yang diduga dilakukan melalui mutasi jabatan dan promosi di tubuh pemerintahan daerah.

Baca Juga: Puan Maharani Minta Pejabat Daerah Introspeksi Diri Usai OTT KPK Gubernur Riau Abdul Wahid

Modus Dugaan Jual-Beli Jabatan

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcayanto mengungkapkan bahwa operasi ini dilakukan setelah lembaga antirasuah tersebut menerima laporan mengenai adanya dugaan korupsi dalam mutasi jabatan di Pemda Ponorogo.

“Mutasi dan promosi jabatan,” kata Fitroh kepada awak media di Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X