Baca Juga: KPK Tangkap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Terkait Dugaan Jual-Beli Jabatan, 13 Orang Diamankan
Pendampingan Psikologis oleh KPAI dan Tim Trauma Healing
Selain fokus pada penyelidikan, Polda Metro Jaya juga mengutamakan pemulihan kondisi psikologis para korban dan pelaku.
Menurut Bhudi, KPAI bersama tim trauma healing telah membentuk posko pendampingan di lingkungan sekolah untuk mendampingi para siswa, guru, serta keluarga terdampak.
“Penyelidikan dan penanganan peristiwa ini Polri melibatkan KPAI dan tim trauma healing,” jelas Bhudi.
Tim tersebut berfokus pada pemulihan trauma agar kegiatan belajar di SMAN 72 dapat segera berjalan normal.
“Diharapkan kegiatan belajar mengajar tetap bisa berjalan kembali secara normal,” kata Bhudi.
Lebih lanjut, Bhudi menjelaskan bahwa pendampingan tidak hanya diberikan kepada korban luka, tetapi juga kepada seluruh komunitas sekolah.
“Di situ juga di Posko, pihak Polri bersama KPAI mempersiapkan tim trauma healing untuk sama-sama bukan hanya fokus terhadap pemulihan medis,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Sambut 2026, Akademisi Tasikmalaya Sebut KUHP Nasional Tegas pada Perbuatan, Humanis pada Pemulihan
Malam Anugerah Budaya 2025, DKKT Rayakan Dedikasi dan Estafet Kepemimpinan Seni Kota Tasikmalaya
Pemred INIKEBUMEN Jembatani Pertemuan DIKPI dan Promedia, Bahas Kolaborasi Publikasi Ilmu Kepolisian
Bupati Tasikmalaya Sambut Kajari Baru, Siap Bersinergi Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Humanis
Tiga Kandidat Direksi PT Abhyakta Dharma Yasa Kabupaten Tasikmalaya Siap Jalani Uji Kelayakan, Siapa yang Terpilih?
Polisi Dalami Motif di Balik Letupan Bom SMAN 72 Jakarta, Terduga Pelaku Diduga Siswa yang Alami Perundungan