Didi Sukardi menekankan bahwa Satgas Bencana harus menjadi bagian dari ekosistem mitigasi risiko yang menyatu dengan BPBD, TAGANA, pemerintah desa, hingga relawan lokal.
Sebagai Anggota DPRD Jawa Barat, ia juga berkomitmen mendorong dukungan kebijakan yang lebih kuat bagi kesiapsiagaan di Kabupaten Ciamis.
Satgas turut mengimbau warga tetap waspada menghadapi ancaman cuaca ekstrem. Sejumlah rumah di Ciamis dilaporkan rusak dalam beberapa pekan terakhir akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.
Pihak PKS berharap pemerintah daerah mempercepat tindak lanjut bantuan agar warga terdampak kembali memiliki tempat tinggal yang aman.
“Kami mengajak semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk bersama-sama peduli terhadap korban bencana. Solidaritas sosial sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti ini,” tambah Yayat.
Melalui langkah-langkah ini, Didi Sukardi kembali menegaskan peran strategisnya sebagai Anggota DPRD Jawa Barat untuk memperkuat penanggulangan bencana di Ciamis.***
Artikel Terkait
Diterjang Banjir dan Longsor, 1.800 Warga Sukabumi Mengungsi: BPBD Sebut Bencana Terbesar Tahun Ini
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Ingatkan Warga soal Ancaman Longsor dan Banjir Saat Apel Siaga Bencana
Ciamis Jadi Inspirasi Nasional, Pusdal LH Kalimantan Pelajari Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
Update Bencana Longsor di Cilacap, 16 Rumah Tertimbun, 21 Warga Hilang dan Pencarian Terus Diperluas
Dinas Pariwisata Ciamis Kolaborasi Kembangkan Desa Wisata Jalatrang Lewat Pendampingan 9 Bulan
Bunda PAUD Ciamis Hadiri Gala Dinner Nasional 2025 dan Dorong Penguatan Layanan PAUD