Tatang meminta dukungan seluruh pihak, termasuk para kandidat lain, serta berkomitmen mengadopsi visi dan misi para peserta yang dinilainya luar biasa bagi masa depan seni budaya kota.
Ia juga menyampaikan keinginannya agar Kota Tasikmalaya memiliki ciri khas seni budaya yang kuat, sebagaimana kota-kota lain yang telah memiliki ikon kesenian tersendiri.
Selain itu, Tatang menyoroti pentingnya mengoptimalkan ruang publik sebagai ruang ekspresi.
Ia menyinggung kawasan Dadaha yang masih menjadi pekerjaan rumah, namun kini mulai memiliki peluang pengembangan setelah adanya Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).
"Mudah-mudahan dapat terealisasi di kepengurusan sekarang,” katanya.***
Artikel Terkait
Malam Anugerah Budaya 2025, DKKT Rayakan Dedikasi dan Estafet Kepemimpinan Seni Kota Tasikmalaya
Dicky Chandra Hadiri Anugerah Budaya Kota Tasikmalaya 2025, Malam Puncak Penghormatan bagi Para Maestro Seni
Rukmini Yusuf dan Teater Dongkrak Raih Anugerah Budaya 2025, Jejak Panjang Dedikasi Seni di Kota Tasikmalaya
Apresiasi Anggota DPRD Kepler Sianturi, DKKT Konsisten Jaga Denyut Seni dan Budaya Kota Tasikmalaya
Wali Kota Tasikmalaya Ajak Warga Jadi Pahlawan Masa Kini di Peringatan Hari Pahlawan 2025
Digitalisasi SIKAWAN PKK Kota Tasikmalaya Mulai Diterapkan, Diskominfo Dorong Transformasi Dasawisma