Petani Durian Tapanuli Tengah Bertahan Pascabanjir dan Longsor, Jalan Putus Tak Halangi Mereka Menjual Hasil Panen

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 18 Desember 2025 | 19:22 WIB
Petani durian Tapanuli Tengah tetap menjual panen pascabanjir dan longsor meski harus menyeberangi sungai dan puing kayu.     (Instagram/masjidnurulashri - TikTok/zaits_bf)
Petani durian Tapanuli Tengah tetap menjual panen pascabanjir dan longsor meski harus menyeberangi sungai dan puing kayu. (Instagram/masjidnurulashri - TikTok/zaits_bf)

Situasi tersebut memicu simpati warganet. Kolom komentar dipenuhi pesan dukungan bagi petani durian yang tetap bekerja keras di tengah keterbatasan akses jalan di Tapanuli Tengah.

“Mereka manusia-manusia mulia yang rela bersusah payah demi rezeki yang halal,” tulis akun @mur****.

“Tolong kalau beli ini, jangan ditawar lagi,” tulis akun @cias***.

“Di Sumatera harga Rp15.000, di Jogja bisa Rp70.000 sampai Rp80.000, semoga ada donasi untuk borong duriannya biar petani di sana punya uang,” tulis akun @bond****.

“Tolong jangan ditawar, kalau bisa beli lebih mahal, mereka tidak ambil keuntungan tapi supaya bisa beli makanan,” tulis akun @ridh*****.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X