Mobil Camat Pantan Cuaca Hanyut Terbawa Arus Sungai di Gayo Lues, Jembatan Ambruk Jadi Pemicu

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 3 Januari 2026 | 09:26 WIB
Mobil Camat Pantan Cuaca hanyut di Gayo Lues usai jembatan ambruk. Arus sungai deras menyeret kendaraan tanpa menimbulkan korban jiwa. (Instagram.com/eksotisaceh)
Mobil Camat Pantan Cuaca hanyut di Gayo Lues usai jembatan ambruk. Arus sungai deras menyeret kendaraan tanpa menimbulkan korban jiwa. (Instagram.com/eksotisaceh)

Mediapriangan.com - Peristiwa Mobil Camat Pantan Cuaca hanyut terbawa arus sungai viral di media sosial dan menyita perhatian publik. Insiden tersebut terjadi di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada Kamis, 1 Januari 2026.

Berdasarkan unggahan akun Threads Lingkaran Gayo, Mobil Camat Pantan Cuaca jenis Toyota Rush berwarna putih mulai terseret arus sungai Kala Tripe sekitar pukul 16.30 WIB. Kejadian bermula ketika jembatan di lokasi tersebut tiba-tiba ambruk, menyebabkan kendaraan terjatuh ke aliran sungai.

Beruntung, saat peristiwa itu terjadi, Mobil Camat Pantan Cuaca dalam kondisi kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Baca Juga: Banjir Sumatera Barat Kembali Terjadi, Banjir Maninjau dan Banjir Kuranji Picu Kepanikan Warga

Informasi yang beredar menyebutkan kendaraan tersebut telah berada di sekitar jembatan sejak November 2025, setelah banjir dan longsor memutus akses penghubung di wilayah Gayo Lues.

Setelah terjatuh, Mobil Camat Pantan Cuaca sempat terbawa arus sungai hingga menjauh dari titik awal sebelum akhirnya tersangkut di bebatuan.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut segera melakukan upaya pengamanan agar kendaraan tidak kembali hanyut.

Baca Juga: Ijazah SMA Gibran Jadi Sorotan, Roy Suryo Siapkan Buku Gibran Black Paper yang akan Dirilis Bertahap

Dalam proses evakuasi, warga mengikat Mobil Camat Pantan Cuaca menggunakan tali sling. Seorang warga terlihat turun langsung ke sungai melawan arus sungai untuk mengaitkan tali, sementara warga lainnya membantu menarik dari tepi sungai di wilayah Gayo Lues.

Saat kejadian maupun proses evakuasi berlangsung, tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Aksi gotong royong warga Gayo Lues tersebut menuai apresiasi dari warganet yang menyaksikan rekaman kejadian di media sosial.

Di sisi lain, BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Aceh, termasuk Gayo Lues.

Baca Juga: Jakarta Electric PLN Tantang Jakarta Pertamina Enduro, Megawati dan 4 Pemain Asing Jadi Sorotan Utama Proliga 2026

Curah hujan tinggi berpotensi memicu kembali bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang dan tanah longsor.

Untuk 3 Januari 2026, BMKG menetapkan status Siaga bagi wilayah Gayo Lues, dengan potensi hujan sangat lebat yang dapat memperbesar risiko meningkatnya arus sungai dan kerusakan infrastruktur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X