Pascabanjir Bandang Aceh Timur, Warga Terpaksa Sewa Beko Mahal untuk Bersihkan Lumpur di Rumah

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 4 Januari 2026 | 12:56 WIB
Banjir bandang Aceh Timur memaksa warga sewa beko hingga jutaan rupiah untuk mengeruk lumpur yang menimbun rumah pascabanjir.   (Instagram.com/bg_dosen)
Banjir bandang Aceh Timur memaksa warga sewa beko hingga jutaan rupiah untuk mengeruk lumpur yang menimbun rumah pascabanjir. (Instagram.com/bg_dosen)

Dalam rekaman video tersebut, kondisi perkampungan di Blang Gleum, Kecamatan Julok, Aceh Timur, masih terlihat berlumpur. Genangan air sisa banjir bandang membuat lumpur tetap basah dan jalanan licin.

“Ini kondisi kampung kami setelah sebulan (banjir). Ada perubahan sedikit dari yang sebelumnya lumpur selutut sekarang sudah dikeruk pakai beko,” sambungnya lagi.

Baca Juga: Medan Falcons Cetak Sejarah Jadi Tuan Rumah Proliga 2026, Ini Jadwal Laga dan Harga Tiket Nonton

Sementara itu, berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, sekitar 8 ribu warga dari 22 kecamatan masih bertahan di posko pengungsian akibat banjir bandang. Tercatat sebanyak 5.171 rumah mengalami kerusakan berat, 5.294 rumah rusak sedang, dan 1.426 rumah rusak ringan.

Pemerintah daerah juga menyebutkan bahwa pembangunan hunian sementara atau huntara bagi korban banjir bandang di Aceh Timur akan segera dilakukan, dengan target awal sekitar 1.000 unit rumah.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X