Dalam rekaman video tersebut, kondisi perkampungan di Blang Gleum, Kecamatan Julok, Aceh Timur, masih terlihat berlumpur. Genangan air sisa banjir bandang membuat lumpur tetap basah dan jalanan licin.
“Ini kondisi kampung kami setelah sebulan (banjir). Ada perubahan sedikit dari yang sebelumnya lumpur selutut sekarang sudah dikeruk pakai beko,” sambungnya lagi.
Baca Juga: Medan Falcons Cetak Sejarah Jadi Tuan Rumah Proliga 2026, Ini Jadwal Laga dan Harga Tiket Nonton
Sementara itu, berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, sekitar 8 ribu warga dari 22 kecamatan masih bertahan di posko pengungsian akibat banjir bandang. Tercatat sebanyak 5.171 rumah mengalami kerusakan berat, 5.294 rumah rusak sedang, dan 1.426 rumah rusak ringan.
Pemerintah daerah juga menyebutkan bahwa pembangunan hunian sementara atau huntara bagi korban banjir bandang di Aceh Timur akan segera dilakukan, dengan target awal sekitar 1.000 unit rumah.***
Artikel Terkait
Suara Anak Aceh Korban Banjir Aceh Minta Presiden Prabowo Subianto Kirim Alat Berat dan Sepatu Boot
Warga Aceh Tamiang Murka, Kayu Bernomor di Sisa Banjir Saja Diangkut, Dugaan Tebang Pilih Jadi Sorotan
Meski Diterpa Banjir, Warga Aceh Mengaku Lebih Sedih Lihat Gaza, Solidaritas untuk Palestina Tuai Haru
Warga Pidie Jaya Bertahan di Sisa Banjir Aceh, Lumpur Setengah Rumah Kuras Tenaga dan Kesehatan
Warga Aceh Tersentuhkan Relawan, Pengungsi Aceh Berbagi Rambutan di Tengah Banjir
Alumni Pesantren Sukamanah Ajak Masyarakat Jadikan Musibah Aceh sebagai Momentum Introspeksi dan Kepedulian Sosial
Sebulan Banjir Aceh Tamiang Berlalu, Warga Bertahan di Atap Ungkap Cerita Korban Banjir yang Tak Terlupakan
Sebulan Pascabanjir Bandang, Desa Babo Aceh Tamiang Masih Krisis Bantuan Sandang dan Hidup dalam Gelap
Enam Jembatan Bailey Aceh Rampung, Pemulihan Pascabencana Dipercepat demi Buka Akses Darat
Viral Gotong Royong Warga Aceh Bantu Mobil PLN Terobos Jalan Berlumpur Pascabencana