Warga Kota Aceh Tamiang Keluhkan Krisis Air Minum Pascabanjir, Bantuan Disebut Mulai Berkurang

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 6 Januari 2026 | 06:09 WIB
Krisis air minum masih dirasakan warga kota Aceh Tamiang pascabanjir bandang, meski bantuan ke wilayah lain terus berjalan.    (Instagram/amienashal)
Krisis air minum masih dirasakan warga kota Aceh Tamiang pascabanjir bandang, meski bantuan ke wilayah lain terus berjalan. (Instagram/amienashal)

“Kami air yang krisis. Beli belum ada yang buka kedai,” tambahnya.

Menurut pengakuan warga kota tersebut, sebelumnya bantuan air minum cukup sering datang, terutama dari warga yang melintas dan relawan.

Namun, kondisi itu kini berubah dan bantuan air minum disebut semakin jarang diterima warga kota Aceh Tamiang.

Baca Juga: Longsor Susulan Terjang Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya, Dua Rumah Terancam, Kerugian Capai Rp50 Juta

“Dulu banyak orang-orang motoran dikasih, sekarang udah kurang bantuan airnya. Sekarang nggak ada lagi,” imbuhnya.

Warga kota Aceh Tamiang juga membenarkan bahwa saat ini distribusi bantuan air minum lebih banyak diarahkan ke wilayah pelosok.

Akibatnya, warga kota merasa tidak lagi menjadi prioritas meski kebutuhan air minum masih sangat mendesak pascabanjir bandang.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X