Anggaran PJU Kota Tasikmalaya Tembus Puluhan Miliar, DPRD Pertanyakan Transparansi dan Efisiensi

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Sabtu, 10 Januari 2026 | 13:58 WIB
Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Fraksi PDI Perjuangan, Kepler Sianturi, menyoroti transparansi dan efisiensi anggaran PJU yang mencapai puluhan miliar rupiah per tahun. (Dok. Pribadi)
Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Fraksi PDI Perjuangan, Kepler Sianturi, menyoroti transparansi dan efisiensi anggaran PJU yang mencapai puluhan miliar rupiah per tahun. (Dok. Pribadi)

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Besaran anggaran Penerangan Jalan Umum (PJU) Kota Tasikmalaya yang mencapai puluhan miliar rupiah per tahun menuai sorotaan dari pihak DPRD Kota Tasikmalaya.

Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Fraksi PDI Perjuangan, Kepler Sianturi, mengatakan, transparansi, efisiensi, hingga arah perencanaan jangka panjang pengelolaan PJU oleh pemerintah daerah perlu dipertanyakan.

Kepler Sianturi menyebut, besaran angka anggaran PJU harus terbuka mulai dari jumlah titik lampu PJU, kondisi lampu aktif dan rusak, spesifikasi teknis, hingga besaran tarif listrik PJU yang dibayarkan setiap bulan.

Baca Juga: Anggaran Listrik PJU Kota Tasikmalaya Rp2,55 Miliar per Bulan Disorot, Skema Penunjukan Langsung Dipertanyakan

"Dengan anggaran PJU sebesar ini, publik wajib mengetahui detailnya. Berapa titik lampu yang aktif, berapa yang rusak, berapa biaya listrik yang dibayarkan, dan bagaimana skema pengadaannya," kata Kepler, Sabtu 10 Januari 2026.

Selain transparansi, Kepler Sianturi juga menyoroti aspek efisiensi anggaran PJU Kota Tasikmalaya.

Menurutnya, kemajuan teknologi pencahayaan, khususnya penggunaan lampu LED hemat energi, seharusnya berdampak langsung pada penurunan biaya operasional dari tahun ke tahun.

Baca Juga: Desak Pemkot Tasikmalaya Tepati Janji, Kepler Sianturi Ungkap Langkah Lanjutan Soal Jalan dan Tambang Pasir Sukalaksana

" Namun jika anggaran justru stagnan atau meningkat, maka kondisi tersebut perlu dijelaskan secara rasional oleh pihak eksekutif, " ujar Kepler.

Lanjut dia, kalau teknologinya semakin hemat energi, logikanya biaya operasional ikut turun.

"Kalau tidak turun, berarti ada persoalan yang harus dibuka dan dijelaskan secara jujur," tegasnya.

Kepler juga menilai, Pemerintah Kota Tasikmalaya belum memiliki perencanaan jangka panjang yang jelas dalam pengelolaan PJU.

Baca Juga: Perbaikan PJU Gencar Dilakukan, Dishub Fokuskan Titik Rawan demi Kota Tasikmalaya Lebih Aman dan Terang di Malam Hari

Sejumlah alternatif seperti pemanfaatan energi terbarukan berbasis solar cell, skema Public-Private Partnership (PPP), hingga model pembiayaan inovatif lainnya belum dimaksimalkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X