Baca Juga: Proses BKN Rampung, Pengisian Jabatan Eselon II Segera Dilakukan, Begini Kata Sekda Kota Tasikmalaya
“Saya datang sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung masuk rumah. Saat keluar pukul 21.30 WIB, motor sudah tidak ada,” ujar Bagas.
Yang membuat warga semakin geram, pencurian tersebut terjadi pada jam-jam ramai, ketika aktivitas di perumahan masih berlangsung.
Kondisi ini menimbulkan dugaan kuat bahwa pelaku telah mengetahui dengan baik situasi dan akses keluar-masuk kawasan PKR yang berada di Jalan Juanda.
Baca Juga: Empat Tahun Pasca Diresmikan, Aktivitas Pasar Rakyat Cibeureum di Kota Tasikmalaya Masih Sepi
Warga menilai lemahnya sistem keamanan menjadi faktor utama maraknya pencurian. Pasalnya, akses jalan di lingkungan perumahan tidak hanya digunakan oleh warga, tetapi juga masyarakat umum.
“Ini sudah dua kali terjadi dalam waktu berdekatan. Harus ada langkah antisipasi agar tidak terulang,” ujar salah seorang warga.
Atas kejadian tersebut, warga PKR mendesak pengelola dan pihak terkait untuk segera melakukan evaluasi total sistem pengamanan demi menciptakan rasa aman bagi seluruh penghuni perumahan.***
Artikel Terkait
Tak Lagi Numpang di Depo Ikan, Damkar Kota Tasikmalaya Akhirnya Miliki Gedung Baru
Anggaran Listrik PJU Kota Tasikmalaya Rp2,55 Miliar per Bulan Disorot, Skema Penunjukan Langsung Dipertanyakan
Anggaran PJU Kota Tasikmalaya Tembus Puluhan Miliar, DPRD Pertanyakan Transparansi dan Efisiensi
SMAN 11 Kota Tasikmalaya Diresmikan, Perluas Akses Pendidikan di Bungursari
Pohon Tumbang di Jalan Paseh Kota Tasikmalaya Timpa Warung dan WC Umum, BPBD Pastikan Tidak Ada Korban
Siswi SMP Persis Gandok Wakili Kota Tasikmalaya di International Model United Nations Malaysia