Akses Penyeberangan Way Bungur Lampung Timur Disorot, Anak Sekolah Bertaruh Nyawa Naik Rakit Setiap Hari

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 2 Februari 2026 | 11:45 WIB
Viral akses penyeberangan Way Bungur Lampung Timur. Warga dan pelajar setiap hari menyeberang sungai menggunakan rakit kayu seadanya.   (TikTok/president_angler_liar)
Viral akses penyeberangan Way Bungur Lampung Timur. Warga dan pelajar setiap hari menyeberang sungai menggunakan rakit kayu seadanya. (TikTok/president_angler_liar)

 

 

LAMPUNG, Mediapriangan.com - Akses penyeberangan di Desa Kali Pasir-Tanjung Tirto, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur bergantung pada rakit kayu untuk menyeberangi sungai, termasuk anak-anak sekolah.

Di wilayah Way Bungur Lampung Timur, ketiadaan jembatan membuat sungai selebar ratusan meter menjadi penghalang utama mobilitas.

Setiap pagi, warga harus menunggu giliran menyeberang menggunakan rakit yang juga mengangkut sepeda motor dalam jumlah banyak.

Baca Juga: IAIT Tasikmalaya Gelar IAIT Fest 2026, Wakil Wali Kota Dorong Dakwah Kreatif Pelajar Priangan Timur

Rekaman video yang diunggah akun TikTok @president_angler_liar memperlihatkan puluhan pelajar mengantre demi bisa menyeberang. Situasi tersebut menggambarkan betapa rentannya akses penyeberangan yang mereka lalui setiap hari.

“Ditata (motornya) yang rapi, hati-hati. Pelan-pelan, kalau nggak muat, nggak usah dipaksakan karena kapasitas perahu ini kayaknya 20 sepeda motor itu sudah mengerikan, sudah full,” ucap perekam video, dikutip pada Senin, 2 Februari 2026.

Ia juga meminta warga bergantian dan menunggu kloter berikutnya demi menghindari risiko.

Baca Juga: Jadwal Film Bioskop Tasik XXI Plaza Asia dan Transmart Tasikmalaya XXI Hari Ini, Senin 2 Februari 2026

“Prihatin ya, pemandangan setiap hari dan setiap pagi. Ya Allah. Ngeri sekali ini. Sabar ya, nunggu kloter nantinya,” imbuhnya.

Kondisi akses penyeberangan di Way Bungur Lampung Timur ini disebut telah berlangsung lama. Rakit kayu yang digunakan warga disebut hanya mampu menampung sekitar 20 sepeda motor sekali jalan, tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai.

Dalam unggahan lanjutan, pemilik akun mengklaim mendapat permintaan dari Wakil Gubernur Lampung untuk menghapus video tersebut.

Baca Juga: Usai Rehabilitasi Narkoba, Onad Buka Fakta Sindrom Peter Pan yang Membuatnya Terjebak Usia 19 Tahun

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X