Kini, warga tersebut bersama anaknya menetap di posko pengungsian sambil menunggu kepastian masa depan tempat tinggal mereka akibat Tanah Bergerak Jatinegara Tegal yang belum sepenuhnya stabil.
Selain rumah warga, dampak bencana juga menjalar ke fasilitas pendidikan. Sebuah bangunan SMA milik Pondok Pesantren Al-Adalah dilaporkan roboh pada Selasa malam, 3 Februari 2026, setelah tanah di bawah bangunan tersebut bergerak dan kehilangan daya dukung.
Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan pemerintah telah menyiapkan langkah jangka panjang berupa Relokasi Warga Terdampak ke kawasan yang lebih aman.
Baca Juga: Pascabanjir Aceh, Warga Aceh Tamiang Bertahan dengan Gabah Terendam Banjir Meski Bau dan Bertunas
Hunian yang disediakan pemerintah disebut siap langsung ditempati tanpa pungutan biaya bagi korban Relokasi Warga Terdampak.
Sementara itu, laporan resmi mencatat sebanyak 464 unit rumah terdampak Tanah Bergerak Jatinegara Tegal, dengan sekitar 250 unit mengalami kerusakan berat. Angka tersebut menjelaskan besarnya skala Pengungsi Jatinegara Tegal yang harus ditangani secara serius.
Pemerintah daerah juga menginstruksikan pemenuhan kebutuhan kelompok rentan selama masa pengungsian. Layanan bagi lansia, ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, dan penyandang disabilitas dipastikan tersedia, termasuk kehadiran tim medis dan obat-obatan selama 24 jam, sembari menunggu realisasi penuh program Relokasi Warga Terdampak.***
Artikel Terkait
Aksi Anang Kurniawan, Pedagang Temanggung Bikin Robot Racik Minuman yang Bikin Anak Sekolah Takjub
Jadwal Film Bioskop Hari Ini, Sabtu 7 Februari 2025 di Tasik XXI Plaza Asia dan Transmart, Cek Pilihan Jam Tayang
Duel Penentuan Proliga 2026 Hari Ini, Jakarta Electric PLN Tantang Ambisi Bandung BJB Tandamata di Seri Malang
Kekerasan Perempuan dan Anak di Kota Tasikmalaya Disorot DPRD, Penanganan Dinilai Belum Optimal
Outlook Negatif Moodys Disorot DPR, Harris Turino Nilai Kebijakan Ekonomi Perlu Arah Lebih Tegas
Pelajar SMK Tegal Ditemukan Meninggal Usai Terseret Arus Banjir Tegal saat Menolong Pengendara