Mediapriangan.com - Nama Mohan Hazian mendadak menjadi sorotan publik setelah dugaan pelecehan seksual ramai diperbincangkan di media sosial.
Isu tersebut menyeret figur pengusaha muda yang dikenal sebagai pendiri brand fashion lokal Thanksinsomnia dan memicu gelombang reaksi dari warganet.
Perbincangan dugaan pelecehan seksual ini pertama kali mencuat melalui sebuah utas di platform X pada Minggu, 8 Februari 2026.
Dalam unggahan itu, seorang perempuan mengaku mengalami perlakuan tidak pantas saat terlibat sebagai talent dalam proses photoshoot dan video shoot sebuah brand, yang disebut dimiliki oleh pria berinisial M.
Korban menuturkan bahwa kegiatan tersebut melibatkan dua fotografer, salah satunya adalah M, serta seorang talent scouter yang lebih dulu menghubunginya.
Dalam keterangannya, korban menuding M melakukan tindakan tidak senonoh secara paksa meski korban sempat berupaya melawan.
Tuduhan tersebut kemudian berkembang luas dan mengarah pada dugaan pelecehan seksual yang dikaitkan dengan Mohan Hazian.
Di tengah derasnya arus informasi, Mohan Hazian akhirnya menyampaikan pernyataan terbuka melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa, 10 Februari 2026.
Baca Juga: Bupati Garut Dorong Desa Sukamurni Jadi Sentra Produk Olahan Susu Bernilai Tinggi
Mohan Hazian merespons polemik dugaan pelecehan seksual yang menempatkan dirinya dalam sorotan publik.
"Saya menyadari bahwa situasi ini telah menimbulkan kekecewaan, ketidaknyamanan, bahkan luka bagi banyak orang," tutur Mohan.
Artikel Terkait
Jelang Daging Meugang, Warga Aceh Tengah Tarik Kerbau Seberangi Sungai Kala Ili di Tengah Akses Terbatas
Viral Pelajar Lampung Tengah Terobos Jalan Banjir dan Jembatan Gantung Rusak Demi Sekolah
Viral TikTok Ungkap Banjir Aceh Tamiang, Warga Bertahan Enam Hari di SPBU Terban Tanpa Makan
Program Kampung Sosial Provinsi Jawa Barat Jadikan Kota Tasikmalaya sebagai Daerah Percontohan
Cara Beli Tiket Resmi Proliga 2026 Seri Bojonegoro, Lengkap Dengan Jadwal Pertandingan, Syarat dan Ketentuan
Tanah Bergerak di Desa Padasari Kabupaten Tegal Paksa Ribuan Warga Mengungsi, Listrik Dipadamkan