CIAMIS, Mediapriangan.com - Optimalisasi potensi desa menjadi sorotan utama dalam pembinaan aparatur pemerintahan desa di Kecamatan Panumbangan dan Sukamantri. Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menilai peluang ekonomi lokal masih terbuka lebar, terutama untuk mendukung kebutuhan MBG.
Arahan tersebut disampaikan Bupati Ciamis dalam Kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang digelar di Aula Desa Kertaraharja, Kecamatan Panumbangan, Selasa 10 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti kepala desa, perangkat desa, dan Badan Permusyawaratan Desa, serta dihadiri unsur Forkopimcam dan perangkat kecamatan.
Herdiat Sunarya menegaskan bahwa wilayah Panumbangan dan Sukamantri memiliki lahan pertanian dan perkebunan yang subur. Namun, menurut Bupati Ciamis, pemanfaatannya belum sepenuhnya diarahkan untuk memperkuat pasokan bahan baku MBG.
Baca Juga: Bupati Ciamis Turun Langsung Tangani Banjir Akibat Jebolnya Sungai Citalahab
“Saat ini bahan pokok MBG dari sayuran dan buah-buahan produksi lokal baru sekitar 40 persen. Sisanya masih harus didatangkan dari luar daerah. Ini menjadi peluang besar bagi desa untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan yang dimiliki,” ujar Bupati.
Bupati Ciamis menilai peningkatan kontribusi desa terhadap MBG dapat mempercepat perputaran ekonomi di tingkat lokal.
Herdiat Sunarya berharap desa mampu menjadikan MBG sebagai motor penggerak ekonomi berbasis pertanian, sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Selain membahas MBG, Herdiat Sunarya juga menyinggung pentingnya pemerataan akses pendidikan melalui program Sekolah Rakyat. Menurut Bupati Ciamis, program tersebut menjadi langkah konkret pemerintah dalam menekan kesenjangan sosial di bidang pendidikan.
“Presiden memiliki keinginan agar tidak ada kesenjangan jenjang pendidikan antara masyarakat mampu dan tidak mampu. Sekolah Rakyat hadir sebagai solusi untuk memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa,” jelasnya.
Dalam forum itu, Bupati Ciamis turut mengangkat isu pengelolaan sampah yang kini menjadi perhatian nasional. Herdiat Sunarya mengingatkan bahwa persoalan sampah berdampak luas, termasuk terhadap sektor pariwisata dan kualitas lingkungan.
Baca Juga: Lolos Liga 2, PSGC Ciamis Disambut Ribuan Warga Ciamis, Laskar Singacala Pulang dengan Arak arakan
“Persoalan sampah terjadi di mana-mana, terutama di kota-kota besar. Bahkan di Provinsi Bali, kunjungan wisatawan mengalami penurunan tajam akibat persoalan sampah. Hal ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” tegasnya.
Menurut Bupati Ciamis, pemerintah desa memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran warga terkait pengelolaan sampah sejak dari rumah tangga.
Artikel Terkait
Bupati Ciamis Hadiri Rakornas Bersama Presiden, Sinergi Program Prioritas untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
14 Posyandu Sindangrasa Terima Piagam Anugerah Gapura Sri Baduga dari Tim Pembina Posyandu Ciamis
Tarhib Ramadhan Alumni Pondok Pesantren Miftahul Huda II, Bupati Ciamis Sebut Kontribusi Nyata untuk Masyarakat
Didi Sukardi Apresiasi Harlah NU ke-103 H/100 Tahun Masehi, Tegaskan Peran NU Kian Strategis di Ciamis
Didi Sukardi Resmikan Kamis Berdzikir di Kabupaten Ciamis, DPRD Jawa Barat Dorong Pembinaan Ruhiyah Kader
Target 2026, Ciamis Mantapkan Langkah Menuju Kabupaten Organik Lewat Penguatan Pertanian Organik