Ia pun mengingatkan potensi bahaya yang bisa timbul apabila kebakaran gelondongan kayu tidak segera dikendalikan. “Pantesan warga ramai banget tuh ada apa gitu. Ini kalau dibiarin bisa kebakaran semua ini satu kampung,” tuturnya lagi.
Sebelum insiden kebakaran gelondongan kayu ini, warga Aceh Utara juga menghadapi dampak lain pascabanjir, yakni debu dari sedimen lumpur yang mengering. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran terhadap gangguan pernapasan.
Peristiwa kebakaran gelondongan kayu di Desa Geudumbak pun menuai perhatian warganet. Berbagai doa dan harapan agar api segera padam membanjiri kolom komentar, mengingat kondisi Aceh Utara yang masih dalam masa pemulihan pascabanjir 26 November 2025.***
Artikel Terkait
Bupati Tasikmalaya Fokus Perbaikan 35 Ruas Jalan, Target Tekan Kemiskinan 10,23 Persen
Amankan Final Four, Jakarta Pertamina Enduro Bungkam Jakarta Popsivo Polwan di Proliga 2026 Putri Seri Bojonegoro
Simak Cara Beli Tiket Proliga 2026 Seri Bogor dan Jadwal Pertandingan Penentu Final Four
Gresik Phonska Plus Bantai Bandung BJB Tandamata, Resmi Melaju ke Final Four Proliga 2026, Cek Klasemen Sementara
IUP Tambang Emas Tumpang Pitu Disorot, Fauzan LS Desak Mahkamah Partai Periksa Azwar Anas
Delay 5 Jam Super Air Jet Tujuan Denpasar Berujung Kompensasi Rp300 Ribu, Penumpang Sempat Protes