GROBOGAN, Mediapriangan.com - Banjir Grobogan Jawa Tengah kembali meluas dan merendam 9 kecamatan terdampak sejak Senin dini hari, 16 Februari 2026. Laporan warga menunjukkan ketinggian air di sejumlah titik mencapai hampir atap rumah, disertai arus deras yang menyulitkan evakuasi.
Data dari BPBD setempat mencatat 9 kecamatan terdampak dalam peristiwa banjir Grobogan Jawa Tengah ini, yakni Kedungjati, Tegowanu, Gubug, Purwodadi, Karangrayung, Geyer, Toroh, Pulokulon, dan Penawangan. Air mulai masuk ke permukiman sekitar pukul 02.00 WIB dengan ketinggian air yang bervariasi.
Di Desa Karangraharjo, Kecamatan Pulokulon, seorang warga merekam kondisi lingkungannya yang terendam. Ia menggambarkan ketinggian air yang terus meningkat hingga mengancam keselamatan warga.
Baca Juga: Jelang Ramadan 1447 H, Harga Cabai Tembus Rp90.000 per Kilo Gram di Kota Tasikmalaya
“Ini rumah tetangga bagian utara, mungkin udah sedada tingginya. Rumahku ini tinggi, ini kalau orang di jalan, mungkin udah tenggelam,” ucap perekam video.
“Terus yang di bagian barat sana mungkin udah di atap rumah, udah nggak bisa keluar, belum ada yang nolongin,” imbuhnya sambil terisak.
Selain merendam rumah, banjir Grobogan Jawa Tengah juga memunculkan arus kuat di beberapa titik. Kondisi ini membuat warga khawatir terhadap keselamatan keluarga yang masih terjebak di dalam rumah.
“Itu (arusnya) masih deras banget, soalnya tetanggaku yang di utara tadi nanya apakah listriknya udah padam. Orangnya minta bantuan untuk dijemput, soalnya udah tinggi, udah sejendela,” imbuhnya.
Baca Juga: Trauma Banjir Bandang Aceh Tamiang Belum Reda, Warga Aceh Tamiang Masih Lari ke Masjid Saat Hujan
Di Perumahan Permata Hijau, Kelurahan Kalongan, ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar satu meter sebelum berangsur surut. Namun pada pukul 07.00 WIB, warga masih melihat tren kenaikan debit air.
“Perumahan Permata Hijau, hari ini tanggal 16 Februari 2026, jam 7 pagi, air sepertinya masih terus naik, sedikit-sedikit,” ucap perekam video.
BPBD menyebutkan ketinggian air di Kecamatan Kedungjati berkisar antara 20 hingga 30 sentimeter, sementara di Desa Penadaran, Kecamatan Gubug, air mencapai 30 hingga 50 sentimeter sebelum mulai surut.
Baca Juga: Jalan rusak Lampung Timur Disulap Jadi wisata jalan berlubang, Anak-anak Main di Tengah Lumpur
Penyebab banjir Grobogan Jawa Tengah tidak hanya karena luapan sungai, tetapi juga dipicu tanggul Sungai Jajar jebol di sejumlah titik.
Artikel Terkait
Surabaya Samator Kunci Final Four Proliga 2026 Usai Tekuk Medan Falcons Tirta Bhagasasi di Bojonegoro
Viral MBG Diganti Uang Rp15 Ribu saat Ramadan, Badan Gizi Nasional Tegaskan Skema Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan
Viral fenomena Rocadoh di Mall, dari Cindomatch hingga rombongan pencari jodoh di pusat belanja
Tembok roboh SMPN 182 Jakarta di Kalibata, Dinding Rumah Ambruk Timpa Area Sekolah
Detik-detik angkot hampir tertabrak kereta di Jembatan Besi, Tambora Jakarta Barat
Proliga 2026 Seri Bogor Dimulai, Padepokan Voli Sentul Siap Gantikan GOR Bojonegoro, Cek Jadwal Selengkapnya