Dalam kesempatan terpisah, Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya menegaskan bahwa keberhasilan meraih penghargaan tersebut tidak lepas dari kebiasaan masyarakat yang telah terbiasa memilah sampah sejak dari rumah. Ia juga menyoroti pentingnya manajemen lanjutan dalam sistem pengelolaan.
“Tatakelola penanganan sampah di Ciamis tidak terlepas dari kebiasan masyarakat memilah sampah dari rumah dan managemen yang tepat dalam pengelolaan sampah tingkat lanjut,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa budaya kolektif masyarakat yang sudah terbentuk menjadi fondasi kuat dalam menjaga konsistensi pengelolaan lingkungan di daerahnya. Menurutnya, sinergi antara kebiasaan warga dan sistem yang tertata menjadi faktor penentu keberhasilan.
Baca Juga: Apresiasi MHQ, Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi Hadiri Quran Fest 2026 Kabupaten Ciamis
“Sehingga budaya kolektif masyarakat yang sudah terbangun secara kuat disertai managemen pengelolaan sampah tingkat lanjut terbukti mampu menciptakan tatakelola sampah yang baik,” tegasnya.
Rakornas Pengelolaan Sampah 2026 sendiri berlangsung pada 25 hingga 26 Februari 2026 dan menjadi forum koordinasi nasional untuk mempercepat penyelesaian persoalan sampah.
Evaluasi yang dilakukan sepanjang tahun sebelumnya menjadi dasar pemberian penghargaan Anugerah Pengelolaan Sampah kepada daerah berprestasi, termasuk Kabupaten Ciamis.***
Artikel Terkait
Statistik Sektoral Jadi Fokus, Diskominfo Kabupaten Ciamis Ikuti EPSS 2026 Perkuat Pembangunan Berbasis Data
Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi Duduk Bareng Ikatan Pedagang Keliling Ciamis Jelang Ramadan
Ciamis Siap Jadi Sentra kacang tanah Terintegrasi, Program Libatkan Petani dan Kementerian Pertanian
DPRD Jabar Lakukan Pengawasan di Ciamis, Didi Sukardi Tekankan Akuntabilitas dan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Pengawasan DPRD Jabar di Ciamis Soroti Kebutuhan Ruang Kesempatan Kerja bagi Masyarakat
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Hadiri Hari Jadi Kota Banjar ke-23, Serukan Kolaborasi Pembangunan