Wagub Jabar Erwan Setiawan Sebut Bandung Kunci Ekonomi Syariah, Target Sertifikat Halal Terus Digenjot

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 8 Maret 2026 | 15:47 WIB
Wagub Jabar Erwan Setiawan menegaskan potensi ekonomi syariah Jawa Barat dan mendorong percepatan sertifikat halal, di Sasana Budaya Ganesa ITB, Kota Bandung, Sabtu, 7 Maret 2026. (Dok. Humas Jabar)
Wagub Jabar Erwan Setiawan menegaskan potensi ekonomi syariah Jawa Barat dan mendorong percepatan sertifikat halal, di Sasana Budaya Ganesa ITB, Kota Bandung, Sabtu, 7 Maret 2026. (Dok. Humas Jabar)

Menurutnya, citra Bandung sebagai pusat mode di Indonesia dapat menjadi modal kuat untuk memperluas industri halal yang berbasis kreativitas dan inovasi.

“Bandung dikenal sebagai Paris van Java, pusat mode di Indonesia. Ini menjadi kekuatan bagi kita untuk mengembangkan industri fesyen halal yang lebih besar lagi,” ujarnya.

Dalam mendukung penguatan ekonomi syariah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga terus mendorong percepatan penerbitan sertifikat halal bagi produk makanan, minuman, maupun layanan usaha.

Baca Juga: Video Roti MBG di Jepara Bikin Geger, Orang Tua Siswa Temukan Belatung pada Menu dari SPPG Pecangaan

Erwan Setiawan menyebutkan bahwa pada 2025 lalu pemerintah telah menerbitkan sekitar 800 ribu sertifikat halal yang mencakup kurang lebih dua juta produk. Pada 2026, jumlah sertifikat halal ditargetkan kembali meningkat secara signifikan.

“Target tahun 2026 ini ada penambahan lebih dari 600 ribu sertifikat halal. Saat ini sudah sekitar 640 ribuan yang akan kita keluarkan tahun ini,” kata Erwan.

Ia berharap peningkatan jumlah sertifikat halal dapat memperkuat ekosistem ekonomi syariah sekaligus meningkatkan daya saing industri halal di Jawa Barat.

Erwan Setiawan juga menekankan pentingnya percepatan sertifikat halal terutama di wilayah destinasi wisata agar wisatawan muslim merasa lebih aman dan nyaman saat berkunjung.

Baca Juga: Supply Chain Connex Ramadhan Edition 2026 Digelar di Bandung, Bahas Strategi Supply Chain Resilient Bersama Praktisi

“Kami tidak hanya mengimbau, tetapi mewajibkan di setiap daerah, terutama daerah wisata di Jawa Barat, produk makanan maupun layanan lainnya sudah tersertifikasi halal. Sehingga masyarakat, khususnya umat muslim yang datang ke Jawa Barat tidak ragu lagi untuk berbelanja,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengembangan ekonomi syariah tidak boleh tertinggal dari negara lain yang justru mayoritas penduduknya bukan muslim namun sudah lebih dulu mengembangkan industri halal.

“Sekarang negara yang minoritas muslim seperti Korea, China, Jepang saja sudah menyediakan layanan halal. Kita jangan sampai kalah. Jawa Barat harus menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah dan industri halal,” katanya.

Baca Juga: Jelang Arus Mudik, Kapolres Tasikmalaya Kota Tinjau Pos Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026

Kegiatan Hijabfest x Jabar Halal Fair 2026 sendiri merupakan kolaborasi antara Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Barat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, Bank Syariah Indonesia, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Jawa Barat, serta Indonesia Hijabfest.

Acara tersebut menjadi bagian dari rangkaian National Halal Fair sekaligus menuju West Java Sharia Economic Festival 2026 yang menghadirkan berbagai kegiatan seperti pameran produk UMKM, peragaan fesyen, talkshow inspiratif, hingga penguatan akses layanan keuangan syariah bagi masyarakat.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X