Menurutnya, citra Bandung sebagai pusat mode di Indonesia dapat menjadi modal kuat untuk memperluas industri halal yang berbasis kreativitas dan inovasi.
“Bandung dikenal sebagai Paris van Java, pusat mode di Indonesia. Ini menjadi kekuatan bagi kita untuk mengembangkan industri fesyen halal yang lebih besar lagi,” ujarnya.
Dalam mendukung penguatan ekonomi syariah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga terus mendorong percepatan penerbitan sertifikat halal bagi produk makanan, minuman, maupun layanan usaha.
Baca Juga: Video Roti MBG di Jepara Bikin Geger, Orang Tua Siswa Temukan Belatung pada Menu dari SPPG Pecangaan
Erwan Setiawan menyebutkan bahwa pada 2025 lalu pemerintah telah menerbitkan sekitar 800 ribu sertifikat halal yang mencakup kurang lebih dua juta produk. Pada 2026, jumlah sertifikat halal ditargetkan kembali meningkat secara signifikan.
“Target tahun 2026 ini ada penambahan lebih dari 600 ribu sertifikat halal. Saat ini sudah sekitar 640 ribuan yang akan kita keluarkan tahun ini,” kata Erwan.
Ia berharap peningkatan jumlah sertifikat halal dapat memperkuat ekosistem ekonomi syariah sekaligus meningkatkan daya saing industri halal di Jawa Barat.
Erwan Setiawan juga menekankan pentingnya percepatan sertifikat halal terutama di wilayah destinasi wisata agar wisatawan muslim merasa lebih aman dan nyaman saat berkunjung.
“Kami tidak hanya mengimbau, tetapi mewajibkan di setiap daerah, terutama daerah wisata di Jawa Barat, produk makanan maupun layanan lainnya sudah tersertifikasi halal. Sehingga masyarakat, khususnya umat muslim yang datang ke Jawa Barat tidak ragu lagi untuk berbelanja,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pengembangan ekonomi syariah tidak boleh tertinggal dari negara lain yang justru mayoritas penduduknya bukan muslim namun sudah lebih dulu mengembangkan industri halal.
“Sekarang negara yang minoritas muslim seperti Korea, China, Jepang saja sudah menyediakan layanan halal. Kita jangan sampai kalah. Jawa Barat harus menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah dan industri halal,” katanya.
Baca Juga: Jelang Arus Mudik, Kapolres Tasikmalaya Kota Tinjau Pos Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026
Kegiatan Hijabfest x Jabar Halal Fair 2026 sendiri merupakan kolaborasi antara Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Barat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, Bank Syariah Indonesia, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Jawa Barat, serta Indonesia Hijabfest.
Acara tersebut menjadi bagian dari rangkaian National Halal Fair sekaligus menuju West Java Sharia Economic Festival 2026 yang menghadirkan berbagai kegiatan seperti pameran produk UMKM, peragaan fesyen, talkshow inspiratif, hingga penguatan akses layanan keuangan syariah bagi masyarakat.***
Artikel Terkait
Neriman Ozsoy, Celeste Plak dan Caca Jadi Senjata Jakarta Electric PLN Hadapi Megawati di Final Four Proliga 2026
Viral Siswa Buang MBG di MIN Ngali Bima, Disangka Basi Ternyata SPPG Sebut Ini Penyebabnya
Puluhan Santri Ponpes Jombang Diduga Keracunan Massal Usai Santap MBG Saat Bukber, Polisi Uji Sampel Telur Asin
Video Ulat di Menu MBG SMP Pasundan 9 Bandung Viral, Oknum Guru Buat Sayembara Cari Penyebarnya
Puding Stroberi MBG di Malang Viral Berisi Belatung, SPPG Akui Ada Kelalaian Saat Pengolahan
Menu MBG Ibu Hamil Viral di X, Isi Donat dan Mi Instan Picu Kritik Warganet Soal Gizi
Cara Beli Tiket Final Four Proliga 2026 Resmi Dibuka, Cek Pilihan Harga dan Jadwal Pertandingan di Tiga Kota
Ngabuburit Lintas Iman di Gereja Sleman, Gus Miftah Serukan Toleransi dan Rawat Kebinekaan