Arus Balik Lebaran H+4 di Gentong Tasikmalaya Masih Padat, Kemacetan Panjang Warnai Jalur Arteri Selatan

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Rabu, 25 Maret 2026 | 20:28 WIB
Arus balik Lebaran H+4 di Gentong Tasikmalaya masih padat, kemacetan panjang terjadi di jalur arteri selatan hingga puluhan kilometer. (Dok. AMS)
Arus balik Lebaran H+4 di Gentong Tasikmalaya masih padat, kemacetan panjang terjadi di jalur arteri selatan hingga puluhan kilometer. (Dok. AMS)

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Kondisi arus balik Lebaran di kawasan Gentong Tasikmalaya masih menunjukkan kepadatan signifikan hingga H+4, Rabu, 25 Maret 2026.

Meski puncak pergerakan pemudik disebut telah terlewati, kemacetan panjang tetap terjadi di jalur arteri selatan yang menjadi penghubung utama Tasikmalaya dan Bandung.

Situasi arus balik Lebaran di Gentong Tasikmalaya, masih dipadati kendaraan dari dua arah. Dominasi sepeda motor terlihat mencolok, sementara arus mobil pribadi dan angkutan umum juga terus mengalir. Kondisi ini membuat kemacetan panjang sulit dihindari, terutama di ruas-ruas sempit.

Baca Juga: Bikin Tersentuh! Mudik Jogja–Demak Viral, Aksi Suami Ikat Istri Pakai Sarung Demi Keselamatan Jadi Sorotan

Sepanjang sekitar 35 kilometer jalur arteri selatan, antrean kendaraan masih terjadi dari pusat Kota Tasikmalaya hingga wilayah Kadipaten yang berbatasan dengan Kabupaten Garut.

Meski tidak sepadat beberapa hari sebelumnya, arus balik Lebaran di Gentong Tasikmalaya tetap memerlukan pengaturan intensif dari petugas di lapangan.

Kemacetan panjang paling terasa di tiga titik rawan, yakni Simpang Empat Panyusuhan, Simpang Tiga Sukamantri, dan Simpang Tiga Pamoyanan.

Aktivitas keluar masuk kendaraan di persimpangan tersebut memperlambat laju arus lalu lintas dan memperpanjang antrean.

Baca Juga: Libur Sopir Angkot Sukabumi Saat Mudik, Kompensasi Disiapkan Pemda Jabar demi Kurangi Macet

Selain itu, kondisi jalur Lingkar Gentong menuju tanjakan Gentong Atas juga menjadi penyebab utama kemacetan panjang.

Penyempitan jalan dari tiga lajur menjadi satu lajur menciptakan bottle neck yang membuat kendaraan harus melaju perlahan.

Petugas dari kepolisian terus disiagakan untuk mengatur arus kendaraan. Hari tersebut menjadi penutup Operasi Ketupat Lodaya, namun pengamanan tetap dilanjutkan untuk mengantisipasi lonjakan lanjutan arus balik Lebaran di Gentong Tasikmalaya.

Baca Juga: Viral Mudik Lebaran 2026, Pemudik Makan di Bahu Jalan Tol Cipali Ditegur, Dinilai Membahayakan Pengguna Jalan

"Operasi resmi berakhir tanggal 25 Maret. Namun, dari tanggal 26 hingga 28 Maret, kami akan melaksanakan KRYD (kegiatan rutin yang ditingkatkan," ujar Kasatlantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan kepada wartawan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X