Lonjakan Pasien Pasca Lebaran, IGD RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Sempat Meluber

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Sabtu, 4 April 2026 | 10:50 WIB
Kabid Yankes RSUD KHZ Musthafa, dr. Aa Ahmad Dimyati, mengonfirmasi lonjakan tajam kunjungan pasien dalam dua pekan terakhir di Kabupaten Tasikmalaya. (Dok. DFK)
Kabid Yankes RSUD KHZ Musthafa, dr. Aa Ahmad Dimyati, mengonfirmasi lonjakan tajam kunjungan pasien dalam dua pekan terakhir di Kabupaten Tasikmalaya. (Dok. DFK)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Dua pekan pasca perayaan Lebaran, RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya mencatat lonjakan signifikan jumlah pasien, baik dengan kasus infeksi maupun non-infeksi.

Peningkatan itu berdampak pada kepadatan layanan, terutama di Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang sempat dipenuhi pasien hingga meluber ke luar ruangan.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya, dr.Aa Ahmad Dimyati, Sp.B, SubSp.BVE (K), MM.Kes membenarkan adanya peningkatan tajam jumlah kunjungan pasien dalam dua minggu terakhir.

Baca Juga: Kalisha Tebar 1.000 Mukena, Jangkau 70 Desa di Kabupaten Tasikmalaya

“Dalam dua minggu ini kami mencatat lonjakan jumlah pasien. Untuk kasus infeksi saja, tercatat 32 pasien dewasa dan 19 pasien anak,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).

Menurutnya, kapasitas ruang isolasi saat ini hanya mampu menampung sekitar 30 pasien. Kondisi tersebut memaksa pihak rumah sakit mengalihfungsikan sejumlah ruang rawat inap menjadi ruang isolasi sementara.

“Pasien infeksi tidak memungkinkan ditempatkan di ruang non-infeksi demi keamanan bersama,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan, pihak rumah sakit juga telah menambah kapasitas tempat tidur (TT) di ruang transit sebanyak 13 unit. Dengan penambahan ini, total TT di area tersebut kini menjadi 61 unit, dari sebelumnya 48 unit.

Baca Juga: GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Luncurkan Posko Mudik Banser 2026 di Enam Kecamatan

Ilustrasi lonjakan jumlah pasien di IGD RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya.
Ilustrasi lonjakan jumlah pasien di IGD RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya. (By AI)

Meski berbagai upaya telah dilakukan, lonjakan pasien yang datang dalam waktu bersamaan tetap menyebabkan antrean di IGD tak terhindarkan.

“Itu fakta yang terjadi. Siapapun yang datang harus menghadapi antrean yang cukup menguras energi,” ungkap Aa.

Ia pun meminta masyarakat memahami kondisi tersebut dan tidak salah menilai pelayanan rumah sakit. Menurutnya, tidak ada penolakan ataupun penelantaran pasien, melainkan keterbatasan kapasitas akibat lonjakan yang tidak terprediksi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X