Thomas merinci bahwa pada pukul 19.56 WIB, ketinggian objek tersebut merosot hingga di bawah 120 kilometer.
Posisi yang semakin rendah inilah yang memicu material logam roket tersebut terbakar secara visual dan pecah akibat tekanan panas ekstrem.
"Info terbaru dari Space-Track dan analisis orbit menunjukkan bahwa bekas roket China tersebut meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia di pantai barat Sumatera," sebut Thomas.
Ia juga menambahkan teknis bagaimana sampah antariksa tersebut akhirnya bisa terlihat dengan mata telanjang secara dramatis di atas Langit Lampung.
"Objek tersebut memasuki atmosfer padat, terus meluncur terbakar dan pecah. Itulah yang disaksikan warga sekitar Lampung dan Banten," tambahnya.***
Artikel Terkait
Viral Dugaan Klinik Abaikan Pasien Lansia Sesak Napas, Keluarga Soroti Petugas Diduga Main Game
Viral Donat Boat Pantai Ammani Picu Insiden Wahana Laut, Wisatawan Terhempas saat Manuver Dekat Bibir Pantai
Viral CCTV Yogyakarta Ungkap Aktivitas Mencurigakan di Jalan Imogiri, Warga Resah Aksi Dini Hari Berulang
Viral Dugaan Penipuan WO Kamuya Mojokerto, 29 Korban Kejar Refund Rp700 Juta Usai Acara Batal
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Viral, Mushola Tetap Berdiri di Tengah Puing Bangunan Hangus
Viral Penutupan Jalan di Perum Sidokare Sidoarjo, Klaim Akses Pribadi Picu Protes Warga soal Fasum