Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Viral, Mushola Tetap Berdiri di Tengah Puing Bangunan Hangus

photo author
Yiyin Sulastri, Media Priangan
- Sabtu, 4 April 2026 | 09:25 WIB
Viral kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, mushola tetap kokoh di tengah puing. Insiden kebakaran sebabkan puluhan korban.     (Instagram.com/@ceritabekasi.co)
Viral kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, mushola tetap kokoh di tengah puing. Insiden kebakaran sebabkan puluhan korban. (Instagram.com/@ceritabekasi.co)

 

BEKASI, Mediapriangan.com - Di tengah dampak luas kebakaran SPBE Cimuning yang melanda kawasan Cimuning, Bekasi, sebuah fakta mencuri perhatian publik. Sebuah mushola tetap berdiri kokoh meski insiden kebakaran tersebut meluluhlantakkan bangunan di sekitarnya.

Fenomena mushola tetap berdiri di lokasi kebakaran SPBE Cimuning itu viral di media sosial setelah foto dan video kondisi pascakebakaran beredar luas. Banyak warganet menyoroti keberadaan bangunan ibadah tersebut yang nyaris tak tersentuh kobaran api.

"Masya Allah! Salah satu mushola yang ada di sekitar ketika terjadinya ledakan Keras SPBE Cimuning," tulis postingan Instagram @ceritabekasi.co.

Baca Juga: CCTV Ungkap Pencurian Rumah di Cempaka Putih, Netizen Sebut Pelaku Residivis Bekasi Barat

"Padahal kanan kirinya hancur tapi musholanya tetap kokoh," imbuhnya.

Peristiwa kebakaran SPBE Cimuning yang terjadi pada Rabu malam, 1 April 2026, diketahui menyebabkan dampak signifikan. Data sementara mencatat sedikitnya 17 orang menjadi korban dalam insiden kebakaran tersebut.

Selain korban jiwa, kerusakan material juga meluas. Sejumlah rumah warga, kios dagang, kontrakan hingga fasilitas umum mengalami kerusakan akibat insiden kebakaran yang terjadi di area padat tersebut.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran SPBE Cimuning. Tim laboratorium forensik turut diterjunkan untuk mendalami kondisi di lokasi kejadian.

Baca Juga: Viral Dugaan Penipuan WO Kamuya Mojokerto, 29 Korban Kejar Refund Rp700 Juta Usai Acara Batal

"Ya, masih kira-kira masih melakukan pendalaman di sana untuk tim Labfor," kata Kusumo.

"Penyelidikan di dalam seperti apa penyebabnya, itu masih dalam penyelidikan. Saksi-saksi juga kita minta keterangan, dugaan sementara masih proses," tambahnya.

Dari hasil pengamatan awal, lokasi SPBE Cimuning dinilai terlalu dekat dengan permukiman warga. Kondisi ini diduga menjadi salah satu faktor yang memperparah dampak insiden kebakaran.

"Ya kalau dilihat memang terlalu dekat dengan pemukiman masyarakat, ini juga posisinya seperti itu," papar Kusumo.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Didit Fauzi Hendrian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X