Potret Pilu SDN Tando di Manggarai Barat, Siswa Belajar di Bawah Pohon Akibat Krisis Ruang Kelas yang Layak

photo author
Yiyin Sulastri, Media Priangan
- Minggu, 12 April 2026 | 10:52 WIB
Kondisi SDN Tando memprihatinkan, minim ruang kelas yang layak membuat siswa terpaksa belajar di luar. Mari peduli nasib pendidikan di Manggarai Barat. (TikTok/karlosdurman)
Kondisi SDN Tando memprihatinkan, minim ruang kelas yang layak membuat siswa terpaksa belajar di luar. Mari peduli nasib pendidikan di Manggarai Barat. (TikTok/karlosdurman)

"Tapi, ketika pelajaran sudah mulai, maka kelas 3 belajar di luar dan kelas 2 di dalam kelas," lanjutnya.

Hingga saat ini, SDN Tando yang berdiri sejak 2014 memiliki total 68 siswa. Bangunan berbahan seng yang ada merupakan hasil swadaya masyarakat setempat yang terakhir kali diperbaiki pada 2016 silam.

Baca Juga: Viral WNA Italia Tampar Warga Denpasar, Konflik Suara Dapur Berujung Kekerasan dan Trauma

Jika cuaca cerah, belajar di bawah pohon menjadi solusi, namun jika hujan tiba, para siswa harus berebut ruang atau menunggu hingga kelas lain selesai.

Pemandangan ini memicu gelombang keprihatinan di media sosial terkait belum meratanya pembangunan sarana ruang kelas yang layak di daerah terpencil.

Banyak pihak menyayangkan bahwa di tengah modernisasi, masih ada anak bangsa di Manggarai Barat yang harus berjuang melawan debu dan cuaca demi mendapatkan hak dasar mereka untuk belajar.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Didit Fauzi Hendrian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X