Buntut Aksi Ugal-ugalan di Tol Purbaleunyi, Sopir Mobil Travel PT Bhinneka Sangkuriang Kena Tilang

photo author
Yiyin Sulastri, Media Priangan
- Rabu, 22 April 2026 | 08:57 WIB
Terbukti ugal-ugalan di Tol Purbaleunyi, sopir mobil travel PT Bhinneka Sangkuriang akhirnya minta maaf usai kena sanksi tilang dari kepolisian.     (Instagram.com/@undercover.id)
Terbukti ugal-ugalan di Tol Purbaleunyi, sopir mobil travel PT Bhinneka Sangkuriang akhirnya minta maaf usai kena sanksi tilang dari kepolisian. (Instagram.com/@undercover.id)

 

 

BANDUNG, Mediapriangan.com - Seorang pengemudi mobil travel dengan nomor polisi E 7604 AA akhirnya harus berurusan dengan pihak berwajib setelah rekaman video perbuatannya yang ugal-ugalan di ruas Tol Purbaleunyi tersebar luas di jagat maya.

Aksi berpindah lajur secara mendadak tersebut hampir saja memicu kecelakaan lalu lintas bagi pengguna jalan lainnya.

Pihak kepolisian bergerak cepat merespons keresahan masyarakat dengan mengamankan sopir dari perusahaan PT Bhinneka Sangkuriang tersebut.

Kejadian yang dikonfirmasi berlokasi di KM 145A ini berbuntut pada pemberian sanksi tilang manual sebagai langkah tegas penegakan hukum lalu lintas.

Baca Juga: Serap Aspirasi Warga, DPRD Jabar Temukan Sejumlah Kebutuhan Mendesak di Kabupaten Tasikmalaya

Dalam sebuah video klarifikasi yang diunggah pada Selasa (21/4/2026), sopir bernama Acep Kamaludin mengakui secara terbuka bahwa dirinya telah melakukan tindakan yang tidak bertanggung jawab saat mengemudikan mobil travel menuju arah Jakarta.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, nama saya Acep Kamaludin, selaku driver Bhinneka Sangkuriang," kata Acep saat mengawali pernyataannya.

Acep yang mengenakan seragam perusahaan tersebut tampak didampingi oleh petugas kepolisian saat mengutarakan penyesalannya.

Baca Juga: KDM Jadi Saksi Nikah Massal di KUA Bojongsari, Pasangan Pengantin Dapat Hadiah Menginap di Hotel dan Tabungan DP Rumah

Ia menyadari bahwa tindakan ugal-ugalan yang dilakukannya tidak hanya mencoreng nama baik instansi tempatnya bekerja, tetapi juga mengancam nyawa orang lain.

"Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya," ungkapnya dengan nada penuh penyesalan.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf secara khusus kepada para pengguna jalan yang merasa terancam akibat manuver berbahaya yang dilakukannya di jalur cepat Tol Purbaleunyi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Didit Fauzi Hendrian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X