Di Tengah Efisiensi Anggaran, Kabupaten Tasikmalaya Lepas Aset untuk Kejar Pemerataan Kesehatan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 30 April 2026 | 12:04 WIB
Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, saat memberikan paparan dalam sidang di Gedung DPRD terkait kebijakan strategis pemerataan layanan kesehatan di wilayah utara dan selatan, Kamis (30/4/2026). (Dok. Prokopim)
Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, saat memberikan paparan dalam sidang di Gedung DPRD terkait kebijakan strategis pemerataan layanan kesehatan di wilayah utara dan selatan, Kamis (30/4/2026). (Dok. Prokopim)

Dari sisi tata kelola, hibah ini memiliki implikasi administratif. Selama aset masih tercatat sebagai milik daerah, biaya perawatan, pajak, hingga risiko kehilangan menjadi beban APBD.

Dengan perubahan status menjadi hibah, tanggung jawab tersebut beralih kepada penerima.

Baca Juga: PT BPR Artha Galunggung Borong Penghargaan Nasional, Bupati Cecep Nurul Yakin Bangga BUMD Kabupaten Tasikmalaya

“Ini bagian dari penertiban administrasi sekaligus efisiensi anggaran. Kita ingin setiap aset digunakan optimal tanpa membebani keuangan daerah,” kata Cecep.

Kebijakan ini menunjukkan pergeseran pendekatan pembangunan daerah, dari ketergantungan pada anggaran menuju pemanfaatan jejaring kolaborasi.

"Di tengah tekanan fiskal, Pemkab Tasikmalaya mencoba membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang, melainkan titik awal untuk merumuskan strategi baru," ucapnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X