Jika menerima pesan yang mencurigakan, masyarakat disarankan melakukan pengecekan mandiri melalui kanal media sosial resmi instansi terkait sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.
"Jangan langsung percaya terhadap pesan dari nomor tak dikenal," lanjut Tonton Guntari dalam keterangannya.
Ia juga menambahkan agar warga tetap tenang namun waspada terhadap segala bentuk permintaan yang mengarah pada transaksi finansial atau perintah rahasia yang tidak masuk akal.
Tim Pangandaran Saber Hoaks saat ini terus memantau pergerakan nomor-nomor palsu tersebut guna meminimalisir jatuhnya korban lebih banyak.
"Jangan menuruti permintaan transfer uang, sambungan telepon rahasia, atau permintaan mencurigakan lainnya. Selalu lakukan verifikasi (cross-check)," ujar Tonton Guntari.***
Artikel Terkait
Dua Pasangan Calon, Citra-Ino dan Ujang-Dadang Resmi Mendaftar di KPU Pangandaran untuk Peserta Pilkada 2024
Audiensi Promedia dengan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Sekaligus Calon Gubernur Jawa Barat di Pilkada 2024
Pembahasan Indikasi Geografis Tembakau Uteran Pangandaran, Upaya Melindungi Produk Lokal dan Meningkatkan Daya Saing
Makna Tersembunyi Logo Hari Jadi Pangandaran 2025, Filosofi Ikan Marlin, Ombak, dan Genggaman Tangan
Dorong Lingkungan Berkelanjutan, Telkomsel Poin dan Kitabisa Tanam 3.000 Lamun di Pangandaran
Kominfo Saba Desa Dorong Digitalisasi Desa Babakan, Diskominfo Pangandaran Perkuat Layanan Berbasis Teknologi