Waspada Pencatutan Nama Pejabat Pangandaran di WhatsApp, Diskominfo Minta Warga Tak Sembarang Sebar Kontak

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 12 Mei 2026 | 13:50 WIB
Aksi penipuan via WhatsApp mulai menyasar warga Pangandaran dengan mencatut nama pejabat daerah. Cek kebenaran informasi sebelum menjadi korban hoaks. (Dok. Diskominfo Pangandaran)
Aksi penipuan via WhatsApp mulai menyasar warga Pangandaran dengan mencatut nama pejabat daerah. Cek kebenaran informasi sebelum menjadi korban hoaks. (Dok. Diskominfo Pangandaran)

 

PANGANDARAN, Mediapriangan.com - Gelombang aksi penipuan melalui aplikasi pesan WhatsApp yang memanfaatkan skema pencatutan nama pejabat kini sedang menghantui wilayah Kabupaten Pangandaran.

Para pelaku pencatutan nama pejabat dilaporkan bergerak secara sistematis dengan menyamar sebagai orang dekat pimpinan daerah guna mengelabui masyarakat dan kalangan pengusaha.

Menanggapi situasi yang meresahkan ini, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Pangandaran bergerak cepat mengeluarkan instruksi keamanan digital bagi publik.

Baca Juga: Destinasi Wisata Pangandaran Dipantau Live CCTV saat Lebaran 2026, Wisatawan Bisa Cek Gerbang Utama Real-Time

Tim Pangandaran Saber Hoaks menemukan indikasi kuat adanya pihak luar yang mencoba mengintervensi komunikasi kedinasan dengan cara-cara yang tidak resmi dan melanggar hukum.

Kepala Diskominfo Kabupaten Pangandaran, Tonton Guntari, menegaskan bahwa setiap komunikasi administratif pemerintah memiliki jalur baku yang tidak pernah dilakukan secara serampangan.

Menurutnya, penipuan melalui aplikasi pesan WhatsApp ini sering kali menggunakan teknik manipulasi psikologis agar korban merasa sedang dihubungi oleh pihak penting.

Baca Juga: Kominfo Saba Desa Genjot domain desa.id, Diskominfo Targetkan Seluruh Desa di Kabupaten Pangandaran Go Digital

Salah satu temuan krusial mencakup penggunaan identitas palsu yang mengaku sebagai ajudan Wakil Bupati serta staf Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim).

Targetnya mulai dari masyarakat umum hingga pelaku usaha perhotelan. Pelaku biasanya berupaya meminta nomor kontak pihak ketiga atau menginstruksikan sambungan telepon mendadak yang diklaim datang langsung dari pimpinan daerah.

"Jangan pernah memberikan nomor kontak orang lain kepada nomor tak dikenal, meskipun oknum tersebut mengaku sebagai Pejabat Pemerintahan," tegas Tonton Guntari mengutip prosedur pencegahan dini.

Baca Juga: Waspada, Situs Disdukcapil Pangandaran Palsu, Hindari Memasukkan Data Pribadi

Guna memutus rantai pencatutan nama pejabat, pihak Diskominfo Kabupaten Pangandaran meminta warga untuk selalu mengedepankan prinsip verifikasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X