"Harusnya berjalan acara akad dan resepsi, tapi karena vendor tidak datang dan tidak ada dekorasi, catering, entertainment, fotografer, videografer itu batal semua," ucap Feny.
Beruntung, di tengah situasi pelik tersebut, beberapa pekerja profesional seperti pemandu acara dan perias wajah tetap menunjukkan dedikasi tinggi serta empati mendalam.
Meski belum mendapatkan kejelasan pembayaran dari pihak manajemen agensi, mereka memilih untuk tetap mendampingi jalannya akad nikah kedua mempelai.
"Yang dateng MUA, hairdo, MC, dan artikel. Itu ada yang dari Marwah belum dibayar, tapi mereka masih tetap membantu di acara akad saya dan tidak dilakukan resepsi," terangnya.
Cerita pilu di balik gedung yang kosong tanpa dekorasi ini juga dikonfirmasi oleh penata rias pengantin yang bertugas hari itu melalui akun Threads @charlamakeup.
Ia menyaksikan langsung kepanikan luar biasa yang melanda keluarga besar korban saat menyadari mereka telah menjadi korban penipuan WO Marwah.
Sejak dini hari sebelum fajar menyingsing, tanda-tanda ketidakberesan sudah mulai dirasakan oleh para vendor pihak ketiga yang tiba di lokasi.
"Aku ada di lokasi dan lihat sendiri bagaimana bingung, sedih, dan paniknya pengantin menghadapi keadaan yang terjadi. Sebagai vendor yang ikut terlibat, aku cuma berusaha bantu semampuku supaya acara tetap berjalan sebaik mungkin," tulisnya dalam Threads yang dikutip pada Minggu, 24 Mei 2026.
Lebih lanjut, ia memperlihatkan video perjuangan timnya saat mendatangi Islamic Center Bekasi yang masih gelap dan terkunci, serta kebingungan mencari tempat kerja karena pihak panitia inti tidak ada yang menampakkan diri.
"Ini posisi jam 03.00 WIB dini hari, masih mencari lokasi untuk tempat makeup," ungkapnya.***
Artikel Terkait
Skandal Kakek Tarman, Heboh Pernikahan dengan Mahar Rp3 Miliar, Bongkar Lagi Jejak Penipuan Samurai Rp20 Triliun
207 Korban Laporkan Dugaan Penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita ke Polda Metro Jaya, Kerugian Rp11,5 Miliar
Korban Dugaan Penipuan Trading Kripto Ungkap Cara Gabung Akademi Timothy Ronald, Rugi hingga Rp50 Juta
Viral Dugaan Penipuan WO Kamuya Mojokerto, 29 Korban Kejar Refund Rp700 Juta Usai Acara Batal
Badan Gizi Nasional Pastikan Pendaftaran SPPG Online, Korban Penipuan Dapur MBG di Jabar Rugi Miliaran Rupiah
Manajemen Bantah Isu Kebocoran Data Nasabah di Mobile Banking BCA yang Viral, Imbau Waspada Risiko Penipuan Digital