Terancam Pasal KUHP Baru, Selebgram Woodyrman Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan di Blok M

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 27 Mei 2026 | 11:17 WIB
Berdasarkan bukti rekaman CCTV, Polda Metro Jaya tahan selebgram Woodyrman atas dugaan penganiayaan di Blok M yang menewaskan WNA asal Brunei Darussalam. (Instagram.com/@poldametrojaya)
Berdasarkan bukti rekaman CCTV, Polda Metro Jaya tahan selebgram Woodyrman atas dugaan penganiayaan di Blok M yang menewaskan WNA asal Brunei Darussalam. (Instagram.com/@poldametrojaya)

"Ditreskrimum berhasil mengamankan terduga selebgram yang terlibat kasus penganiayaan berat di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan," tulis postingan tersebut.

Bila merunut waktu kejadian, peristiwa dugaan penganiayaan di Blok M ini sebenarnya berlangsung pada Rabu, 6 Mei 2026 dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

Berdasarkan data yang dihimpun, perselisihan bermula saat korban tengah berkumpul bersama sejumlah saksi. Tak lama kemudian, rombongan tersangka datang hingga memicu ketegangan di area pintu masuk Blok M Hub.

Baca Juga: Dijebak Melalui Aplikasi Telegram, Lima Tersangka Aniaya dan Rampok Barang Korban

Budi Hermanto membeberkan bahwa kedatangan tersangka ke lokasi memang sudah terpantau kamera pemantau sejak awal dengan membawa sebuah kantong yang mencurigakan.

"Sekitar pukul 03.28 WIB, terduga pelaku tiba di lokasi bersama rekannya dengan menggunakan mobil," kata Budi dalam keterangannya di Jakarta, pada Selasa, 26 Mei 2026.

"Saat turun dari kendaraan, terduga pelaku membawa paper bag berwarna hitam yang diduga berisi botol kaca, kemudian menghampiri korban hingga terjadi adu argumentasi di area pintu masuk Blok M Hub," sambungnya.

Adu mulut yang semula dilerai oleh orang-orang di sekitar lokasi langsung berubah menjadi petaka ketika botol kaca dihantamkan ke tubuh korban hingga tersungkur.

Baca Juga: Cek Jadwal Film Bioskop Tasik XXI Plaza Asia dan Transmart Hari Ini, Selasa 26 Mei 2026

Usai penganiayaan berat itu, korban yang berselisih dengan selebgram Woodyrman sempat dievakuasi ke beberapa tempat demi memulihkan kondisinya, sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir di rumah sakit sepuluh hari kemudian.

"Korban sempat dibawa ke tempat penginapan di sekitar lokasi, kemudian dibawa ke RSPP untuk mendapatkan perawatan medis," terang Budi.

Kini, tim penyidik kepolisian masih terus mendalami motif utama di balik perseteruan sesama WNA asal Brunei Darussalam tersebut dengan memperkuat akurasi data dari rekaman CCTV serta keterangan para saksi yang berada di lokasi.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X