Misteri Barbeque Tenda Kledung, Satu Keluarga Asal Ambarawa Meninggal Dunia saat Kamping di Temanggung

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 28 Mei 2026 | 20:45 WIB
Tragedi di area kamping Kledung, Temanggung. Satu keluarga ditemukan meninggal dunia di dalam tenda. Polisi kini lakukan autopsi. Simak kronologinya!  (Preepik/wirestock)
Tragedi di area kamping Kledung, Temanggung. Satu keluarga ditemukan meninggal dunia di dalam tenda. Polisi kini lakukan autopsi. Simak kronologinya! (Preepik/wirestock)

TEMANGGUNG, Mediapriangan.com - Langkah penyelidikan mendalam tengah dilakukan oleh aparat kepolisian untuk mengungkap tabir kematian empat orang wisatawan di kawasan wisata Kledung, Kabupaten Temanggung.

Guna memastikan penyebab kematian, petugas medis bersama tim ahli telah dikerahkan untuk memeriksa jasad para korban secara menyeluruh.

Fokus pemeriksaan kini mengarah pada sejumlah barang bawaan korban selama bermalam di sana. Pihak berwajib mengamankan sisa makanan yang dikonsumsi oleh para korban untuk dilakukan uji klinis guna melihat adanya unsur zat berbahaya.

Baca Juga: Wisata Hits Cikao Park Purwakarta, Liburan Seru di Wahana Kolam Ombak hingga Rumah Ilusi, Bikin Auto Full Senyum!

"Kami Tim Inafis Polres Temanggung dibantu dengan DVI Polda telah melaksanakan pemeriksaan autopsi dan untuk makanan yang dibawa korban, diperiksa di laboratorium di Labfor Polda Jateng," kata Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra kepada awak media pada Kamis, 28 Mei 2026.

Hingga saat ini, otoritas keamanan belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai pemicu utama peristiwa tragis tersebut. Polisi masih menunggu laporan medis formal dari laboratorium forensik keluar sebelum menarik kesimpulan akhir.

"Kalau indikasi awal, kemungkinan (keracunan). Sampel yang dibawa barbeque yang dibawa sendiri oleh korban," ujar Mahendra.

Baca Juga: Gerindra Kota Tasikmalaya Sembelih 4 Hewan Kurban di Iduladha 2026, Ratusan Kantong Daging Dibagikan ke Masyarakat!

Peristiwa pilu ini menimpa rombongan pelancong asal Kabupaten Semarang yang tengah menikmati waktu liburan. Berdasarkan data kepolisian, para korban merupakan warga Desa Panjang, Ambarawa, yang terdiri dari tiga laki-laki berinisial MAM (52), AEH (17), BAH (21), serta seorang wanita berinisial M (43).

"Nah, semua ini merupakan satu keluarga, keempat korban ini yang berdomisili di Desa Panjang, Ambarawa," tutur Mahendra.

Insiden ini pertama kali terkuak saat pengelola lokasi wisata hendak membersihkan area tenda sekaligus menginformasikan batas waktu pemakaian tempat pada Rabu, 27 Mei 2026 siang.

Baca Juga: Rekomendasi Destinasi Wisata Hidden Gem di Garut, Segarnya Air Panas Alami dan View Kelas Dunia, Cocok Buat Liburan!

Kecurigaan petugas muncul lantaran kondisi tenda sepi dan tidak ada aktivitas sama sekali sejak pagi hari.

"Petugas tempat wisata bernama Zaki mendatangi lokasi untuk melakukan pembersihan area sekaligus mengingatkan waktu checkout. Namun, saat itu petugas tidak mendapatkan respons atau jawaban dari dalam ruangan," urainya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X