Baca Juga: Selebgram Pekanbaru Positif Narkoba saat Razia Kelab Malam, Polisi Sita Ganja dan Cairan Etomidate
Selain itu, Desa Biau tercatat memiliki 122 KK terdampak. Kemudian Desa Omuto sebanyak 85 KK dan Desa Luhuto sebanyak 75 KK. Secara keseluruhan, jumlah korban terdampak di 5 desa terdampak mencapai 529 KK.
Kerusakan tidak hanya terjadi pada rumah warga. Sejumlah kios dan tempat usaha dilaporkan mengalami kerusakan akibat derasnya arus banjir yang membawa lumpur serta material lainnya.
Pengelola Data Pusdalops PB BPBD Provinsi Gorontalo, Mohamad Nasaru, mengungkapkan kondisi yang ditemukan petugas saat melakukan pemantauan lapangan.
"Hasil pemantauan kami di Desa Didingga, sebagian besar rumah warga saat ini tertimbun lumpur," kata Nasaru dalam keterangannya, pada Jumat, 29 Mei 2026.
"Sementara beberapa rumah dan tempat usaha warga mengalami kerusakan," sambungnya.
Meski genangan mulai surut, persoalan belum sepenuhnya selesai. Material lumpur dan kayu masih menutupi sejumlah akses vital di kawasan 5 desa terdampak. Kondisi ini menyulitkan mobilitas warga serta memperlambat proses pemulihan pascabencana.
Untuk mempercepat penanganan, BPBD Provinsi Gorontalo terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Gorontalo Utara dan berbagai pihak terkait.***
Artikel Terkait
KOVO Siapkan Lebih Banyak Laga Akhir Pekan V League Musim Ini, Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic Jadi Magnet
Bukan Cuma Puncak! Ini 3 Destinasi Wisata Hits di Cianjur Jawa Barat yang Punya Vibes Luar Negeri, Penasaran?
Penjualan Kulit Hewan Kurban Lebaran 1447 H di Kota Tasikmalaya Menurun, Harga Kulit Ikut Turun
Aston Inn Tasikmalaya dan Polres Tasikmalaya Kota Perkuat Kepedulian Lewat Distribusi Daging Kurban
Bukan Cuma Lintasan ke Bandung! Ini 3 Wisata Terindah di Subang Jawa Barat yang Lagi Viral, Sudah Pernah ke Sini?
Dijuluki Kepingan Surga! Ini Pesona Telaga Biru Cicerem, Objek Wisata Kuningan Jawa Barat yang Punya Air Sebening Kristal