Dampak Kemarau di Kota Tasikmalaya, Kasus ISPA Tembus 6.811 Balita dan Anak, Dinas Kesehatan Waspada

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:58 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Asep Hendra Hendriana mengatakan, dampak kemarau memicu lonjakan kasus ISPA, 6.811 balita dan anak terdampak. (Dok. AMS)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Asep Hendra Hendriana mengatakan, dampak kemarau memicu lonjakan kasus ISPA, 6.811 balita dan anak terdampak. (Dok. AMS)

Namun, setiap pasien yang datang bisa langsung diobati dan kejadian ini disebabkan pengaruh cuaca terutama panas, debu dan lainnya," katanya.

Asep juga menuturkan, tingginya kasus ISPA di Kota Tasikmalaya tidak menyebabkan kematian.

Namun demikian, Dinas Kesehatan selalu mengingatkan agar masyarakat menjaga pola hidup sehat dan bersih guna mencegah gangguan saluran pernapasan akibat dampak kemarau yang banyak menyerang balita dan anak.

Baca Juga: Bank Indonesia Ajak Kaum Disabilitas Kota Tasikmalaya Cinta Bangga Paham Rupiah Lewat Edukasi Inklusif

"Perubahan cuaca yang terjadi sekarang banyak menyebabkan warga, termasuk balita dan anak-anak, terserang berbagai penyakit mulai batuk, flu, panas dingin, suara serak, diare dan asma kambuh," katanya.

Untuk pencegahan, Asep meminta masyarakat selalu menjaga anaknya ketika sedang keluar rumah mengingat udara di luar akhir-akhir ini panas, gersang dan berdebu, pungkasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X