Kolaborasi Kota Tasikmalaya–Blitar Perkuat Kendali Inflasi, KAD Jadi Strategi Stabilitas Harga Pangan Nasional

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Rabu, 24 Juni 2026 | 06:26 WIB
Wali Kota Tasikmalaya H. Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., bersama Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M. melakukan penandatanganan kesepakatan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) antara kedua wilayah. (Dok. AMS)
Wali Kota Tasikmalaya H. Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., bersama Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M. melakukan penandatanganan kesepakatan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) antara kedua wilayah. (Dok. AMS)

Sementara itu, Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M. menyampaikan bahwa Kabupaten Blitar memiliki potensi besar dalam produksi pangan, khususnya telur ayam yang mencapai sekitar ±432 ton per hari.

Selain telur ayam, Kabupaten Blitar juga memiliki komoditas hortikultura unggulan seperti cabai rawit, belimbing, pisang cavendish, nanas Banasari, dan melon.

Baca Juga: Wisata Keluarga di BSD Tangerang Ini Bikin Anak Betah, Multi Toys Punya Ribuan Koleksi Mainan

Menurut Rijanto, potensi tersebut didukung oleh kelembagaan ekonomi daerah yang kuat melalui koperasi dan perusahaan daerah dengan tata kelola yang terstruktur.

"Sehingga dengan rantai pasok yang lebih terhubung antar kedua daerah, stabilitas harga diharapkan dapat lebih terjaga, sehingga daya beli masyarakat tetap terlindungi," katanya.

Ia menambahkan bahwa KAD antara Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Blitar diharapkan dapat menjadi model kolaborasi antardaerah dalam memperkuat pengendalian inflasi di masa mendatang.

Baca Juga: Viral Warga Soreang Dikira DPO Kasus Penyekapan Bandung, Bikin Klarifikasi, Saya Bukan Taufik Hidayat

Dari sisi kebijakan moneter daerah, Kepala KPw Bank Indonesia Tasikmalaya Laura Rulida Eka Sari menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga.

Menurutnya, inflasi pangan tidak hanya dipengaruhi produksi di satu wilayah, tetapi juga kelancaran distribusi, kesinambungan pasokan, serta keterhubungan antara daerah produsen dan konsumen.

"Kerja sama ini tidak hanya penting bagi Kota Tasikmalaya, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif bagi stabilitas harga dan ketahanan pasokan pangan di wilayah Priangan Timur secara umum," katanya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X