Oknum Nakes RS Efarina Etaham Siantar Resign usai Konten Bayi NICU Viral, Permintaan Maaf Jadi Sorotan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 29 Juni 2026 | 21:14 WIB
Oknum nakes RS Efarina Etaham Siantar resmi resign usai konten bayi NICU viral. Permintaan maaf disampaikan kepada publik. (Threads/chatbidan.id - Instagram/rsefarinaetahamsiantar)
Oknum nakes RS Efarina Etaham Siantar resmi resign usai konten bayi NICU viral. Permintaan maaf disampaikan kepada publik. (Threads/chatbidan.id - Instagram/rsefarinaetahamsiantar)

Perkembangan terbaru disampaikan melalui akun Instagram resmi RS Efarina Etaham Siantar. Dalam video yang diunggah rumah sakit, Tiara kembali menyampaikan permintaan maaf sekaligus mengonfirmasi bahwa dirinya telah mengundurkan diri.

"Saya bekerja di ruang NICU, di sini saya memohon maaf untuk teman-teman semua atas kegaduhan yang terjadi. Saya memohon maaf juga yang sebesar-besarnya atas video yang saya share di media sosial," ucapnya.

"Surat resign saya buat karena di sini saya sadar saya melanggar aturan yang membuat citra Rumah Sakit Efarina Etaham jadi rusak. Sekali lagi saya minta maaf," lanjutnya.

Direktur Utama RS Efarina Etaham Siantar, dokter Novitasari Br Tarigan, mengatakan pihak rumah sakit telah mengambil langkah tegas terhadap persoalan tersebut.

"Kami sudah melakukan tindakan tegas dan yang bersangkutan telah memberikan surat pengunduran diri dengan baik ke rumah sakit," ucap dokter Novitasari.

Ia juga menegaskan bahwa sejak hari itu Tiara sudah tidak lagi menjadi bagian dari tenaga kesehatan di RS Efarina Etaham Siantar.

Baca Juga: Dugaan Mafia Tambang Kalipuro Diadukan ke PPATK, Praktisi Hukum Bidik Aktor Intelektual di Balik Joko Jatmiko

Tuai Kritik dari Warganet dan Tenaga Kesehatan

Kasus yang melibatkan oknum nakes tersebut memunculkan banyak tanggapan dari masyarakat. Banyak warganet menilai unggahan bayi NICU tidak mencerminkan empati terhadap pasien yang sedang menjalani perawatan intensif.

Sejumlah tenaga kesehatan juga menyampaikan kritik terkait pentingnya menjaga etika profesi dan kerahasiaan pasien.

"Enggak lucu! NICU loh itu, artintya emang lagi pemantauan ketat bayinya. Apa sih faedahnya kontenin bayi yang lagi berjuang?" tulis dokter Adam Prabarata.

"Perlunya menjaga adab dan etika, jika pun bukan nakes, setidaknya punya hati nurani," tulis dokter Robby Triangga.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X