Debit Air Situ Gede Surut Drastis, 250 Hektare Lahan Pertanian di Kota Tasik Terancam Kekeringan

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Senin, 20 Juli 2026 | 19:03 WIB
Sebagian besar area Situ Gede Kota Tasikmalaya sudah berubah menjadi daratan dan ditumbuhi rumput liar. Genangan air hanya terlihat di beberapa bagian, dengan area genangan terbanyak berada di tengah situ. (Dok. DFK)
Sebagian besar area Situ Gede Kota Tasikmalaya sudah berubah menjadi daratan dan ditumbuhi rumput liar. Genangan air hanya terlihat di beberapa bagian, dengan area genangan terbanyak berada di tengah situ. (Dok. DFK)

Air yang tersisa diperkirakan hanya berupa genangan yang tidak dapat dialirkan untuk kebutuhan irigasi.

"Genangan abadi di Situ Gede luasnya sekitar lima hektar saja dari 47 Hektar luas genangan air Situ Gede saat normal yang ketinggian airnya paling sekitar 80 cm hingga 100 cm," terang Opi.

Baca Juga: Bangun Soliditas dan Kepedulian Lingkungan, Kapolres Tasikmalaya Kota Gelar Aksi Bersih Obyek Wisata Situ Gede

Ancaman kekeringan Kota Tasikmalaya akibat surutnya Situ Gede tidak hanya dirasakan oleh petani. Warga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut juga mulai merasakan dampak berkurangnya pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Juju Juara (57), salah seorang warga yang tinggal di sekitar Situ Gede, mengatakan kondisi debit air Situ Gede yang menurun turut memengaruhi sumber pengairan menuju rumah-rumah warga.

"Buat pakai cuci di rumah-rumah kan air nya dari Situ Gede. Jadi Kalau air Situ Gede surut, ke rumah juga surut. Terutama kolam ikan, sawah, dan selokan-selokan ikut kering." Ujar Juju.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X