Air yang tersisa diperkirakan hanya berupa genangan yang tidak dapat dialirkan untuk kebutuhan irigasi.
"Genangan abadi di Situ Gede luasnya sekitar lima hektar saja dari 47 Hektar luas genangan air Situ Gede saat normal yang ketinggian airnya paling sekitar 80 cm hingga 100 cm," terang Opi.
Ancaman kekeringan Kota Tasikmalaya akibat surutnya Situ Gede tidak hanya dirasakan oleh petani. Warga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut juga mulai merasakan dampak berkurangnya pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Juju Juara (57), salah seorang warga yang tinggal di sekitar Situ Gede, mengatakan kondisi debit air Situ Gede yang menurun turut memengaruhi sumber pengairan menuju rumah-rumah warga.
"Buat pakai cuci di rumah-rumah kan air nya dari Situ Gede. Jadi Kalau air Situ Gede surut, ke rumah juga surut. Terutama kolam ikan, sawah, dan selokan-selokan ikut kering." Ujar Juju.***
Artikel Terkait
Destinasi Wisata Situ Gede Tasikmalaya Dipercantik, Gubernur Jabar Usulkan Penginapan
Pemkot Tasikmalaya Dorong Pemprov Jabar Benahi Objek Wisata Situ Gede
Perahu di Obyek Wisata Situ Gede Kota Tasikmalaya Resmi Dilarang Bunyikan Telolet
Larangan Telolet di Situ Gede Kota Tasikmalaya Dikeluhkan Tukang Perahu Wisata, Dinilai Berdampak ke Penghasilan
Bangun Soliditas dan Kepedulian Lingkungan, Kapolres Tasikmalaya Kota Gelar Aksi Bersih Obyek Wisata Situ Gede
Obyek Wisata Situ Gede Kota Tasikmalaya Diserbu Jelang Ramadan 1447 H, Tradisi Munggahan Dongkrak Kunjungan
Menjemput Oktober dengan Spirit Sejarah, DKKT Tasikmalaya Gagas 'Situ Gede Art Festival'
Rumput Situ Gede Kota Tasik Jadi Berkah, Para Penyabit Rumput Raup Penghasilan di Tengah Kemarau