TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Larangan membunyikan suara telolet di kawasan objek wisata Situ Gede, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, memicu reaksi dari para pemilik perahu.
Sejumlah pelaku jasa perahu wisata mengaku kecewa karena kebijakan Pemerintah Kota Tasikmalaya tersebut dinilai menghilangkan salah satu daya tarik yang selama ini menarik minat pengunjung.
"Telolet adalah salah satu daya tarik pengunjung, dan kebisingan juga tidak setiap hari, hanya di hari weekend saja," kata Ega, salah seorang pemilik sekaligus penjual jasa perahu wisata di objek wisata Situ Gede, Senin 19 Januari 2026.
Baca Juga: Perahu di Obyek Wisata Situ Gede Kota Tasikmalaya Resmi Dilarang Bunyikan Telolet
Ega menganggap bahwa larangan bunyi telolet ini akan mempengaruhi dan mengurangi jumlah pengunjung yang naik perahu, sehingga akan mengurangi omset jasa perahu wisata mereka.
"Sekarang saja mulai terasa pak, biasanya hingga pukul 12:00 (duhur) saya sudah 5 hingga 6 balik membawa rombongan keliling situ, sekarang mah baru satu, itupun cuma 2 orang, " Katanya.
Dengan begitu kata dia, dengan adanya larangan membunyikan telolet tersebut usaha para penjual perahu di area objek wisata Situ Gede menurun alias anjlok.
" Ya jelas menurun pak, ya udah sepi, tambah sepi lagi kalau tidak ada bunyi telolet mah, " Katanya.
Baca Juga: Ribuan Santri Cipasung Siap Sambut Kunjungan Wapres Gibran di Kabupaten Tasikmalaya
Rahman (53) salah seorang pengunjung, menilai bahwa pelarangan membunyikan telolet pada perahu disaat menurunnya tingkat kunjungan ke Situ Gede dinilai kurang tepat.
Walaupun kata dia, dirinya tidak menampik bahwa bunyi telolet di tempat wisata Situ Gede bisa saja mengganggu kenyamanan dan membuat polusi suara.
"Ya kadang orang berwisata untuk mencari ketenangan, bukan untuk mendengar suara telolet yang terdengan memang bising. Tapi disisi lain dengan adanya suara telolet tersebut justru meramaikan usaha para penjual jasa perahu. Dalam arti banyak juga pengunjung yang suka, "katanya.
Baca Juga: Pemkot Tasikmalaya Dorong Pemprov Jabar Benahi Objek Wisata Situ Gede
Artikel Terkait
Tak Lagi Numpang di Depo Ikan, Damkar Kota Tasikmalaya Akhirnya Miliki Gedung Baru
Anggaran Listrik PJU Kota Tasikmalaya Rp2,55 Miliar per Bulan Disorot, Skema Penunjukan Langsung Dipertanyakan
Anggaran PJU Kota Tasikmalaya Tembus Puluhan Miliar, DPRD Pertanyakan Transparansi dan Efisiensi
Siswi SMP Persis Gandok Wakili Kota Tasikmalaya di International Model United Nations Malaysia
Proses BKN Rampung, Pengisian Jabatan Eselon II Segera Dilakukan, Begini Kata Sekda Kota Tasikmalaya
DPRD Nilai Sistem Abodemen PJU Boros, Anggaran Listrik Kota Tasikmalaya Tembus Rp30 Miliar per Tahun