Larangan Telolet di Situ Gede Kota Tasikmalaya Dikeluhkan Tukang Perahu Wisata, Dinilai Berdampak ke Penghasilan

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Senin, 19 Januari 2026 | 19:30 WIB
Tukang perahu di Obyek Wisata Situ Gede Kota Tasikmalaya mengeluhkan larangan Telolet yang disebut berdampak pada omzet. (Dok. Asep M.S)
Tukang perahu di Obyek Wisata Situ Gede Kota Tasikmalaya mengeluhkan larangan Telolet yang disebut berdampak pada omzet. (Dok. Asep M.S)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Larangan membunyikan suara telolet di kawasan objek wisata Situ Gede, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, memicu reaksi dari para pemilik perahu.

Sejumlah pelaku jasa perahu wisata mengaku kecewa karena kebijakan Pemerintah Kota Tasikmalaya tersebut dinilai menghilangkan salah satu daya tarik yang selama ini menarik minat pengunjung.

"Telolet adalah salah satu daya tarik pengunjung, dan kebisingan juga tidak setiap hari, hanya di hari weekend saja," kata Ega, salah seorang pemilik sekaligus penjual jasa perahu wisata di objek wisata Situ Gede, Senin 19 Januari 2026.

Baca Juga: Perahu di Obyek Wisata Situ Gede Kota Tasikmalaya Resmi Dilarang Bunyikan Telolet

Ega menganggap bahwa larangan bunyi telolet ini akan mempengaruhi dan mengurangi jumlah pengunjung yang naik perahu, sehingga akan mengurangi omset jasa perahu wisata mereka. 

"Sekarang saja mulai terasa pak, biasanya hingga pukul 12:00 (duhur) saya sudah 5 hingga 6 balik membawa rombongan keliling situ, sekarang mah baru satu, itupun cuma 2 orang, " Katanya.

Dengan begitu kata dia, dengan adanya larangan membunyikan telolet tersebut usaha para penjual perahu di area objek wisata Situ Gede menurun alias anjlok.

" Ya jelas menurun pak, ya udah sepi, tambah sepi lagi kalau tidak ada bunyi telolet mah, " Katanya.

Baca Juga: Ribuan Santri Cipasung Siap Sambut Kunjungan Wapres Gibran di Kabupaten Tasikmalaya

Rahman (53) salah seorang pengunjung, menilai bahwa pelarangan membunyikan telolet pada perahu disaat menurunnya tingkat kunjungan ke Situ Gede dinilai kurang tepat.

Walaupun kata dia, dirinya tidak menampik bahwa bunyi telolet di tempat wisata Situ Gede bisa saja mengganggu kenyamanan dan membuat polusi suara.

"Ya kadang orang berwisata untuk mencari ketenangan, bukan untuk mendengar suara telolet yang terdengan memang bising. Tapi disisi lain dengan adanya suara telolet tersebut justru meramaikan usaha para penjual jasa perahu. Dalam arti banyak juga pengunjung yang suka, "katanya.

Baca Juga: Pemkot Tasikmalaya Dorong Pemprov Jabar Benahi Objek Wisata Situ Gede

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X