CIAMIS, Mediapriangan.com - Perubahan pola konsumsi informasi di era digital menjadi tantangan tersendiri bagi keberlangsungan budaya daerah. Di tengah derasnya konten global, Didi Sukardi atau KDS mendorong media penyiaran mengambil peran lebih besar dalam menjaga budaya Sunda.
Pesan itu disampaikan Didi Sukardi saat menjadi narasumber Talk Show bertema "Gerakan Melestarikan Budaya Melalui Penyiaran" yang digelar KPID Jawa Barat di Studio Actari FM Ciamis.
Sebagai Anggota DPRD Jawa Barat, Didi Sukardi menilai penyiaran memiliki posisi strategis untuk membawa kembali nilai-nilai budaya lokal ke ruang publik. Menurutnya, radio, televisi, hingga media digital dapat menjadi jembatan antara kekayaan budaya Sunda dengan generasi muda yang semakin lekat dengan teknologi.
Dalam pandangan Didi Sukardi, penyiaran budaya Sunda tidak cukup hanya menampilkan kesenian tradisional. Konten yang dihadirkan juga perlu mengenalkan bahasa, adat istiadat, sejarah, nilai kearifan lokal, serta berbagai kekayaan budaya yang tumbuh di tengah masyarakat.
"Melestarikan budaya tidak cukup hanya dengan menjaga tradisi, tetapi juga harus mampu menghadirkannya melalui media penyiaran agar tetap hidup, dikenal, dan dicintai oleh masyarakat, terutama generasi muda," tegas KDS di hadapan para insan penyiaran yang hadir.
Didi Sukardi mengatakan budaya Sunda merupakan bagian dari identitas masyarakat Jawa Barat yang perlu dirawat secara bersama-sama. Karena itu, upaya memperkuat penyiaran budaya Sunda membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, bukan hanya lembaga penyiaran.
Baca Juga: Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi Ajak Perkuat Koperasi, Tegaskan Kunci Kesejahteraan Masyarakat
DPRD Jawa Barat, kata Didi Sukardi, juga memiliki ruang untuk mendorong perhatian terhadap penguatan budaya melalui kebijakan dan kolaborasi yang melibatkan pemerintah, lembaga penyiaran, komunitas budaya, sekolah, perguruan tinggi, serta masyarakat.
Menurut Didi Sukardi, kolaborasi tersebut penting agar budaya Sunda tidak sekadar menjadi materi dokumentasi, tetapi hadir sebagai konten yang menarik, relevan, dan mudah diterima masyarakat.
Di tengah perkembangan teknologi, penyiaran budaya Sunda juga dinilai perlu beradaptasi dengan kebiasaan generasi muda. Program radio dan televisi dapat dikembangkan ke berbagai kanal digital sehingga pesan kebudayaan dapat menjangkau audiens yang lebih luas.
Baca Juga: Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi Dorong Ketahanan Keluarga Lewat FGD PKS Ciamis
Bagi Didi Sukardi, tantangan pelestarian budaya bukan hanya bagaimana mempertahankan warisan masa lalu, tetapi juga memastikan budaya tersebut tetap memiliki tempat dalam kehidupan generasi berikutnya.
Artikel Terkait
Anggota DPRD Jabar Didi Sukardi Buka KDS Training di Ciamis, Cetak Generasi Maung Berkarakter dan Siap Memimpin
Didi Sukardi Tinjau POPWILDA Jawa Barat 2026, Beri Semangat Kontingen Kabupaten Ciamis di Arcamanik Bandung
Didi Sukardi Dukung Pembangunan Masjid Cidolog, Rumah Ibadah Baru Disiapkan untuk 82 KK di Desa Ciparay
Didi Sukardi Sebut Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Kepercayaan Publik
Anggota DPRD Jabar Didi Sukardi Tanggapi Wacana Provinsi Sunda, Dorong Pelestarian Budaya Jadi Prioritas
Anggota DPRD Jabar Didi Sukardi Hadiri Sosialisasi Haji 2027, Ajak Calon Jemaah Siapkan Diri Sejak Dini