Didi Sukardi Dorong Penyiaran Jadi Garda Budaya Sunda, Generasi Muda Jadi Sasaran Utama

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 23 Juli 2026 | 19:51 WIB
Didi Sukardi mendorong penyiaran budaya Sunda diperkuat agar nilai, bahasa, seni, dan tradisi lokal tetap dikenal generasi muda di era digital. (Dok. KDS)
Didi Sukardi mendorong penyiaran budaya Sunda diperkuat agar nilai, bahasa, seni, dan tradisi lokal tetap dikenal generasi muda di era digital. (Dok. KDS)

Karena itu, Didi Sukardi mengajak insan penyiaran di Jawa Barat untuk memperbanyak program yang mengangkat sejarah, seni, tradisi, bahasa, dan potensi kebudayaan daerah. Upaya tersebut dinilai dapat membuat penyiaran budaya Sunda semakin dekat dengan masyarakat.

Didi Sukardi juga menekankan pentingnya menghadirkan konten budaya yang memiliki nilai edukasi sekaligus menghibur. Dengan pendekatan tersebut, budaya Sunda diharapkan tidak dipandang sebagai sesuatu yang jauh dari keseharian anak muda.

Baca Juga: Anggota DPRD Jabar Didi Sukardi Hadiri Sosialisasi Haji 2027, Ajak Calon Jemaah Siapkan Diri Sejak Dini

Dalam konteks ini, DPRD Jawa Barat dapat menjadi salah satu bagian dari ekosistem yang mendukung penguatan budaya melalui komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Didi Sukardi menilai perhatian terhadap budaya perlu berjalan beriringan dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat.

Talk show yang digelar KPID Jawa Barat di Studio Actari FM Ciamis kemudian menjadi ruang bertukar gagasan antara Didi Sukardi dan insan penyiaran. Forum tersebut membahas bagaimana media dapat mengambil posisi lebih kuat sebagai bagian dari gerakan pelestarian budaya.

Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa penyiaran budaya Sunda memiliki ruang yang luas untuk dikembangkan. Radio, televisi, dan platform digital dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan kembali kekayaan budaya lokal kepada masyarakat secara lebih kreatif.

Baca Juga: Anggota DPRD Jabar Didi Sukardi Tanggapi Wacana Provinsi Sunda, Dorong Pelestarian Budaya Jadi Prioritas

Didi Sukardi berharap semakin banyak lembaga penyiaran yang memberikan ruang bagi program-program berbasis budaya daerah. Dengan demikian, budaya Sunda tidak hanya dikenal oleh generasi yang tumbuh bersama tradisi, tetapi juga dapat dipahami dan dicintai oleh generasi muda.

Menurutnya, keberlanjutan budaya membutuhkan proses pewarisan yang terus berlangsung. Media penyiaran dapat membantu proses tersebut dengan menghadirkan cerita, tokoh, kesenian, bahasa, sejarah, serta nilai lokal dalam kemasan yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Pada akhirnya, penyiaran budaya Sunda bukan hanya berkaitan dengan mempertahankan identitas daerah, tetapi juga membangun jembatan antara warisan leluhur dan kehidupan generasi masa depan. Peran tersebut membutuhkan sinergi antara DPRD Jawa Barat, pemerintah, KPID Jawa Barat, insan penyiaran, komunitas budaya, dunia pendidikan, dan masyarakat.

Melalui forum di Ciamis tersebut, Didi Sukardi kembali menegaskan pentingnya menjadikan media sebagai bagian dari gerakan bersama untuk memastikan budaya Sunda tetap hidup, berkembang, dan memiliki tempat di tengah derasnya arus globalisasi.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X