DPRD Jawa Barat Dorong Penyiaran Jadi Benteng Budaya Sunda, Didi Sukardi Soroti Peran Generasi Muda

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 30 Juli 2026 | 13:14 WIB
DPRD Jawa Barat melalui Didi Sukardi mendorong penyiaran budaya Sunda semakin kreatif agar seni, bahasa, tradisi, dan nilai lokal dikenal generasi muda. (Dok. KDS)
DPRD Jawa Barat melalui Didi Sukardi mendorong penyiaran budaya Sunda semakin kreatif agar seni, bahasa, tradisi, dan nilai lokal dikenal generasi muda. (Dok. KDS)

Menurutnya, penyiaran budaya Sunda harus mampu membangun ketertarikan generasi muda. Konten yang informatif, kreatif, dan menghibur dinilai dapat membuat budaya lokal terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Didi Sukardi Dorong Penyiaran Jadi Garda Budaya Sunda, Generasi Muda Jadi Sasaran Utama

DPRD Jawa Barat memandang generasi muda sebagai kelompok penting dalam keberlanjutan budaya Sunda. Mereka bukan hanya menjadi penonton atau penerima informasi, tetapi juga calon penerus yang akan menentukan bagaimana budaya daerah dipertahankan dan dikembangkan.

Karena itu, Didi Sukardi menekankan pentingnya menghadirkan konten yang mampu menjembatani warisan budaya dengan perkembangan teknologi. Dengan cara tersebut, budaya Sunda tetap memiliki ruang di tengah perubahan pola komunikasi masyarakat.

Talk Show "Gerakan Melestarikan Budaya Melalui Penyiaran" di Studio Actari FM Ciamis menjadi salah satu ruang untuk membahas tantangan tersebut. Kegiatan yang digelar KPID Jawa Barat itu mempertemukan gagasan mengenai peran media dengan kebutuhan pelestarian budaya daerah.

Baca Juga: Didi Sukardi Dorong Perhatian untuk Lansia, Sekolah Lansia Panumbangan Jadi Ruang Belajar Sepanjang Hayat

Dalam forum tersebut, penyiaran budaya Sunda dipandang memiliki peluang besar untuk berkembang apabila didukung kerja sama antara pemerintah, DPRD Jawa Barat, KPID Jawa Barat, lembaga penyiaran, pelaku budaya, dunia pendidikan, dan masyarakat.

Didi Sukardi berharap lembaga penyiaran semakin berani memberikan porsi lebih besar bagi program yang mengangkat kekayaan budaya Jawa Barat. Menurutnya, semakin sering budaya lokal hadir dalam ruang informasi publik, semakin besar pula peluang masyarakat mengenal dan mencintainya.

Bagi DPRD Jawa Barat, pelestarian budaya juga berkaitan dengan upaya menjaga identitas daerah. Budaya Sunda bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi bagian dari jati diri masyarakat yang perlu terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Baca Juga: Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi Ajak Perkuat Koperasi, Tegaskan Kunci Kesejahteraan Masyarakat

Di tengah derasnya arus globalisasi, penyiaran dapat menjadi salah satu jembatan untuk memastikan proses pewarisan tersebut tetap berlangsung. Radio, televisi, dan platform digital memiliki kemampuan menjangkau masyarakat secara luas sekaligus membentuk cara pandang dan kebiasaan audiens.

DPRD Jawa Barat melalui Didi Sukardi pun mendorong agar penyiaran budaya Sunda tidak berhenti sebagai program sesaat. Diperlukan konsistensi, inovasi, dan keberanian menghadirkan konten lokal secara berkelanjutan.

Dengan dukungan berbagai pihak, budaya Sunda diharapkan tidak hanya bertahan sebagai peninggalan leluhur, tetapi terus hidup dalam keseharian masyarakat. Generasi muda pun diharapkan semakin mengenal bahasa, seni, tradisi, sejarah, dan nilai-nilai yang menjadi bagian dari identitas Tatar Pasundan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X