Pernyataan tersebut menjadi salah satu poin yang disampaikan keluarga dalam merespons berbagai informasi mengenai perjalanan Winda Lorenza Gowasa sebelum meninggal dunia.
Baca Juga: Rieke Diah Pitaloka Soroti Kematian Winda Lorenza, Minta Polisi Tak Buru-buru Simpulkan Bunuh Diri
Pesan Chat Ungkap Winda Sempat Ingin Kabur
Selain keterangan dari keluarga, sejumlah tangkapan layar percakapan yang disebut sebagai pesan Winda kepada seorang sahabat juga dibagikan melalui media sosial.
Percakapan tersebut disebut berlangsung pada 5 Juni 2026, bertepatan dengan hari keberangkatan Winda dari Jakarta menuju Medan.
Dalam percakapan itu, Winda disebut sempat mempertimbangkan untuk meninggalkan barang bawaannya dan pergi dari bandara.
“Bagasi aku biarin aja?” tulis pesan yang diduga dikirim Winda kepada sahabatnya.
Tidak lama kemudian, Winda kembali mengirim pesan yang menunjukkan bahwa dirinya akhirnya tetap mengikuti perjalanan menuju Medan.
“Engak apa-apa aku ikut, udah curiga mereka dari tadi. Nanti di Medan juga bisa cari cara,” tulis Winda dalam percakapan tersebut.
Keterangan yang menyertai unggahan akun Instagram @sahabatloren menyebut Winda sebelumnya memiliki keinginan untuk menghindari pengawasan pihak keluarga mantan suami.
“Di percakapan tersebut, korban mengutarakan niatnya untuk kabur dari pengawasan keluarga mantan suami. Temannya memberikan solusi untuk kabur dari pengawasan pada saat berada di terminal keberangkatan, upaya tersebut dilakukan karena temannya tidak ingin kejadian dimasa lalu terulang kembali,” tulis keterangan unggahan, dikutip pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
“Niat untuk kabur tersebut gagal karena korban merasa bimbang, memilih antara kebebasannya atau memilih bertemu anaknya, dan juga korban selalu dipantau dan diikuti kemanapun korban melangkah,” sambungnya.
Isi percakapan tersebut kini menjadi bagian dari informasi yang dibawa keluarga untuk menjelaskan kondisi Winda sebelum datang ke Medan.
Artikel Terkait
Pegawai RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya Dijatuhi Sanksi Administrasi, Wali Kota Viman Minta Bijak Bermedia Sosial
Unggahannya Dirujak Warganet, Pegawai RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya Mengundurkan Diri
Pemkab Garut Matangkan GEMAR di Car Free Day, Libatkan Lintas Sektor demi Senam Massal yang Aman dan Meriah
Tasik Wedding Festival Targetkan Transaksi Rp10 Miliar, Industri Wedding Tasikmalaya Terus Bertumbuh
Kembangkan Ekonomi Daerah, Pemkab Garut Gandeng OJK Perluas Akses Pembiayaan Pertanian Kentang
950 Dapur MBG Terancam Tutup Permanen, BGN Soroti Standar Higiene dan Sanitasi