TANGERANG SELATAN, Mediapriangan.com - Polisi masih menyelidiki kematian seorang siswi SMA berinisial AP setelah tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin, 10 Agustus 2026.
Hingga Selasa, 11 Agustus 2026, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian siswi SMA tersebut. Dugaan yang berkembang di media sosial masih didalami dan belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai penyebab kematian.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui rangkaian kejadian secara utuh.
“Dugaan sementara, tidak bisa berandai-andai. Tunggu dulu, kita lakukan proses penyelidikan, untuk mengetahui penyebab seperti apa,” kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq kepada wartawan pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Peristiwa yang melibatkan siswi SMA itu terjadi ketika KRL melintas di kawasan Stasiun Jurangmangu sekitar pukul 16.45 WIB.
Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian ramai dibicarakan di media sosial. Sejumlah warganet yang mengaku berada di sekitar lokasi menyampaikan kesaksian masing-masing mengenai insiden yang terjadi.
Namun, polisi belum memastikan kebenaran seluruh informasi yang beredar. Karena itu, dugaan mengenai penyebab kematian masih menjadi bagian dari pendalaman aparat.
Baca Juga: Kiai Anwar Zahid Selamat dari Kecelakaan di Bojonegoro, Alphard Ringsek Usai Ditabrak Truk Trailer
Polisi periksa teman korban
Salah satu langkah yang dilakukan polisi adalah meminta keterangan dari teman korban. Pemeriksaan tersebut dilakukan karena siswi SMA itu diketahui sempat pulang bersama temannya sebelum tiba di Stasiun Jurangmangu.
“Saat berada di stasiun, keduanya kemudian berpisah untuk menunggu kereta di lokasi yang berbeda,” imbuhnya.
Keterangan dari teman korban menjadi salah satu bagian penting dalam penyelidikan KRL Jurangmangu. Polisi perlu mencocokkan informasi yang diperoleh dari saksi dengan temuan di lokasi kejadian.
Dengan demikian, penyebab kematian korban tidak hanya didasarkan pada informasi yang beredar di media sosial.
Artikel Terkait
Dedi Mulyadi Usul Gaji Orangtua Penerima KIP Kuliah Naik Jadi Rp10 Juta, Ini Alasannya
Jessica Mila Liburan di Pulau Padar saat KSOP Labuan Bajo Tutup Pelayaran, Warganet Minta Penjelasan
Jessica Mila Liburan di Pulau Padar, Pelaku Wisata Labuan Bajo Curhat Klien Minta Refund
Jessica Mila Klarifikasi Liburan ke Pulau Padar, KSOP Labuan Bajo Sanksi Nakhoda Kapal
Kuliner Bandung Punya Warisan Rasa Sejak 1972, Ayam Goreng Kurnia Masih Jadi Buruan
Seskab Teddy Masuk Tiga Besar Pejabat Paling Positif, Popularitasnya Juga Tinggi Versi IPO