RIAU, Mediapriangan.com - Penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Riau sepanjang 2026 mengungkap angka yang cukup besar. Polda Riau mencatat 37 perkara dengan 40 tersangka dan total area terdampak mencapai 904 hektare.
Data tersebut disampaikan Direktur Reskrimsus Polda Riau Kombes Ade Kuncoro Ridwan dalam konferensi pers di Mapolda Riau, Pekanbaru, Jumat, 28 Agustus 2026.
Menurut Ade, perkara Karhutla Riau tersebar di sejumlah wilayah hukum kepolisian. Dari keseluruhan penanganan tersebut, 40 tersangka telah diproses terkait peristiwa yang menyebabkan 904 hektare lahan terbakar.
"Sudah ada 37 perkara selama periode 2026 yang ditangani oleh Polda Riau dengan tersangka sebanyak 40 tersangka dan luas lahan terbakar seluas 904 hektare," kata Ade.
Baca Juga: Karhutla Gunung Semeru, Ranu Kumbolo Diselimuti Asap Tebal, Guide dan Relawan Buat Sekat Bakar
Dugaan Pembukaan Lahan Jadi Sorotan
Penyidikan Polda Riau menemukan adanya pola pembakaran yang diduga dilakukan secara sengaja. Api digunakan untuk membuka kawasan yang kemudian diarahkan untuk kepentingan perkebunan maupun hortikultura.
Temuan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam pengusutan Karhutla Riau. Polisi mendalami tujuan pembakaran, termasuk dugaan pembukaan lahan untuk tanaman sawit.
"Yaitu untuk membuka lahan dengan cara membakar, yang tujuannya untuk perkebunan sawit maupun holtikultura yang lain," ujar Ade.
Dengan luas mencapai 904 hektare, perkara Karhutla Riau tidak seluruhnya memiliki pola penyebab yang sama. Polisi juga menemukan kebakaran yang bermula dari aktivitas manusia tanpa adanya dugaan niat awal untuk membakar lahan.
Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Selimuti Biak Numfor Papua, Warga Cerita Dugaan Hutan Sengaja Dibakar
Kelalaian Juga Picu Kebakaran
Selain dugaan pembakaran yang dilakukan dengan sengaja, Polda Riau menemukan perkara yang bermula dari kelalaian. Salah satu contohnya adalah pembakaran sampah yang kemudian tidak terkendali dan merambat ke area lain.
Kondisi tersebut membuat penyidik tidak hanya melihat siapa yang berada di lokasi saat api muncul. Rangkaian kejadian sebelum kebakaran turut menjadi bagian dari proses pengusutan.
Artikel Terkait
BNPB Catat 27 Bencana 29-30 September 2025, dari Banjir, Longsor, Kekeringan hingga Karhutla di Sejumlah Daerah
90 Karhutla Terjadi di Jawa Barat, Dishut Jabar Perketat Patroli Saat Musim Kemarau
Kabut Asap Karhutla Banjarbaru Makin Pekat, BMKG Sebut Kualitas Udara Berbahaya
Karhutla Kalimantan Picu Kabut Asap ke Malaysia, 108 Sekolah Ditutup dan 13 Wilayah Terdampak
Kabut Asap Karhutla Bikin Jarak Pandang di Kalsel Menipis, Pengendara Saling Bunyikan Klakson
Kabut Asap Karhutla Selimuti Biak Numfor Papua, Warga Cerita Dugaan Hutan Sengaja Dibakar