Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Grand Final SKDG 2026 Jadi Penggerak Budaya dan Ekonomi Peternak

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 14 September 2026 | 10:23 WIB
Grand Final SKDG Liga Garut dan Kontes Ternak 2026 berlangsung di Pamidangan Lembah Gunung Guntur Anugrah, Garut, Sabtu 12 September 2026. (Dok. Diskominfo Garut)
Grand Final SKDG Liga Garut dan Kontes Ternak 2026 berlangsung di Pamidangan Lembah Gunung Guntur Anugrah, Garut, Sabtu 12 September 2026. (Dok. Diskominfo Garut)

Baca Juga: Kembangkan Ekonomi Daerah, Pemkab Garut Gandeng OJK Perluas Akses Pembiayaan Pertanian Kentang

Peserta tersebut terbagi dalam tiga kelas. Kelas A diikuti 143 ekor, Kelas B sebanyak 143 ekor, sedangkan Kelas C berjumlah 175 ekor.

Peserta tidak hanya berasal dari Garut. Sejumlah daerah lain seperti Sumedang, Pangandaran, dan Bandung juga mengirimkan domba untuk mengikuti rangkaian SKDG.

"Kalau untuk kontes ternak ini diselenggarakan lokal, jadi peternak yang hanya di Kabupaten Garut saja yang ikut. Tetapi untuk SKDG ini terbuka, jadi ada yang dari Sumedang, Pangandaran, Bandung, jadi banyak. Jadi bukan hanya dari Kabupaten Garut saja," ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Garut Matangkan GEMAR di Car Free Day, Libatkan Lintas Sektor demi Senam Massal yang Aman dan Meriah

Kontes Ternak Diikuti 170 Ekor

Selain SKDG, Grand Final SKDG 2026 juga diramaikan kontes ternak lokal khusus peternak Kabupaten Garut.

Sebanyak 170 ekor ternak mengikuti kontes tersebut yang terbagi dalam lima kategori. Rinciannya, Raja Petet Non Poel sebanyak 59 ekor, Raja Petet Satu Pasang Poel 55 ekor, Raja Calon Pejantan atau Raja Kasep Dua Pasang Poel 33 ekor, Raja Pedaging Dua Pasang Poel delapan ekor, serta Ratu Bibit Dua Pasang Poel sebanyak 15 ekor.

Rangkaian kontes ternak berlangsung pada Sabtu. Sementara itu, seni ketangkasan domba berlanjut hingga Minggu untuk kategori Kelas A dan B.

Asep mengapresiasi dukungan Bupati Garut terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Sebelumnya, kontes ternak sempat direncanakan tidak dilaksanakan karena adanya efisiensi anggaran.

Ia berharap agenda tahunan tersebut tetap dipertahankan karena dinilai memberikan dampak langsung terhadap nilai ekonomi domba unggulan.

Baca Juga: OJK Tasikmalaya dan TPAKD Garut Perkuat UMKM lewat Program Desa EKI Tepas Papandayan

Harga Domba Unggulan Bisa Capai Rp400 Juta

Menurut Asep, keberadaan event seperti SKDG turut memengaruhi harga jual domba berkualitas. Bahkan, domba dengan kualitas tertentu dapat mencapai nilai ratusan juta rupiah.

"Bahkan ada domba Raja Kasep itu sampai menembus harga 250 juta, 300 juta, apalagi kalau sudah tangkas, ada kemarin itu yang memang tangkasnya bagus, kemudian dombanya betul-betul bagus kasep itu sampai terjual sampai 400 juta. Makanya dengan adanya event seperti ini, harga domba itu betul-betul naik. Kalau sebaliknya kalau tidak ada event ya harga domba tidak akan naik," tandasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X