Baca Juga: SOR Mangunreja Dikebut, Rp72 Miliar Siap Digelontorkan
"Ini sangat merugikan semua pihak, apalagi ini bersumber dari pinjaman daerah, yang pembayaran utang dan bunganya nanti bersumber dari pajak masyarakat," ujarnya.
Pada saat yang sama, masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sekitar lokasi proyek masih harus menunggu jalan tersebut benar-benar selesai.
Bagi warga, keterlambatan bukan sekadar angka persentase progres di atas kertas. Jalan yang belum rampung berarti akses belum sepenuhnya nyaman digunakan, sementara aktivitas proyek dapat menimbulkan debu dan gangguan mobilitas.
"Jangan sampai masyarakat yang rugi," kata Gumilar.
Di tengah progres yang tertinggal, pemerintah masih memberikan ruang bagi penyedia jasa untuk mengejar pekerjaan.
Gumilar mengatakan dalam rapat bersama DPU-TRPP-LH, pihak penyedia jasa disebut mendapatkan kesempatan sekitar 50 hari kerja untuk menyelesaikan pekerjaan.
Namun, tambahan waktu tersebut disertai konsekuensi denda keterlambatan sesuai ketentuan kontrak.
Kepala DPU-TRPP-LH Kabupaten Tasikmalaya, Deden Ramdhan Nugraha, menjelaskan pihaknya telah mengambil sejumlah langkah terhadap paket yang mengalami keterlambatan.
Mulai dari teguran hingga SCM (Show Cause Meeting) telah dilakukan berdasarkan klausul kontrak.
"Untuk beberapa paket ada kesanggupan penyedia jasa untuk melaksanakan sampai deadline yang kita sepakati, tentunya dengan mekanisme denda sesuai klausul kontrak," ujar Deden.
Persoalan berikutnya adalah apakah waktu tambahan tersebut cukup untuk mengejar pekerjaan yang progresnya masih jauh tertinggal.
Komisi III menilai ada paket yang secara normal berpotensi sulit mencapai target apabila melihat sisa waktu dan kondisi pekerjaan di lapangan.
Artikel Terkait
RUU Reforma Agraria Temukan Titik Sepakat, DPR dan Pemerintah Bahas Penyelesaian Konflik Agraria
Jauh dari Keluarga, Megawati Hangestri Rayakan Ulang Tahun ke-27 di Korea dengan Food Truck Pink
Jadwal KOVO Cup 2026, Megawati Hangestri Langsung Hadapi Juara Liga Korea Bersama Hyundai Hillstate
KOVO Cup 2026 Jadi Ujian Strategi Baru Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Disiapkan dalam Skema Cepat
Payung Geulis Kota Tasikmalaya Dibuat Lebih Inovatif, Model 8 Jari-jari Jadi Harapan Baru Para Perajin
Terbongkar! Anak 10 Tahun Diduga Jadi Korban Pencabulan