Imam mengatakan jumlah siswa yang terdampak diperkirakan mencapai 19 orang. Seluruhnya telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis.
“Kalau tidak salah, ada 19. Sudah pulang semua karena masuk ke rumah sakit, dicek, diobati kemudian langsung dibawa pulang,” jelasnya.
Biaya Pengobatan Ditanggung Polres
Para siswa yang terpapar gas air mata dirujuk ke Rumah Sakit Hermina dan Rumah Sakit Krakatau Medika. Setelah mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan, mereka dilaporkan telah diperbolehkan pulang.
Baca Juga: Nasabah BTN Linawati Mengaku Lelah Dipingpong, Dana Belum Kembali dan Minta Direksi Segera Bertindak
Polres Cilegon juga menanggung biaya pengobatan para siswa yang terdampak. Langkah tersebut dilakukan setelah penggunaan gas air mata dalam latihan Dalmas berimbas pada lingkungan sekolah di dekat Mapolres.
Latihan pengendalian massa itu berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB. Lokasi latihan yang berdekatan dengan sekolah membuat arah sebaran gas air mata menjadi persoalan setelah sejumlah siswa mengalami keluhan kesehatan.
Kejadian ini bermula dari latihan simulasi penanganan demonstrasi, tetapi dampaknya dirasakan oleh siswa yang berada di lingkungan sekolah saat kegiatan berlangsung.***
Artikel Terkait
Red Sparks vs Pink Spiders di KOVO Cup 2026, Kwon Soon Chan Kalah pada Laga Perdana, Kindelan Jadi Penentu
Setelah Jadi Wantimpres, Rocky Gerung Bicara soal Ijazah Gibran Pasca Putusan MK, Begini Katanya
Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Ahmad Khozinudin Tantang Kapolri Suyudi Buktikan Independensi Polri
Putusan MK soal Ijazah Gibran Picu Perdebatan, Haedar Nashir Ingatkan Bahaya Sikap Menang-Menangan
Red Sparks Tumbang di KOVO Cup 2026, Cedera Vanja Bukillic Bikin Waswas Jelang Liga Voli Korea 2026-2027
Dana Nasabah BTN Rp17 Miliar Belum Kembali, Investigasi Linawati Ungkap 40-an Buku Rekening dan Puluhan ATM