Teni melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan pemerintah kota yang menurutnya belum menunjukkan kemajuan pembangunan sesuai harapan masyarakat.
“Maka hari ini Wali Kota yang maju itu bukan pembangunannya, tapi dirinya yang terus berlari untuk dirinya sendiri. Kita sudah sangat muak,” tegasnya.
Aksi pendudukan di kompleks Bale Kota Tasikmalaya tidak langsung berakhir setelah massa memasuki sejumlah ruangan. Teni menyebut peserta aksi telah sepakat untuk tetap bertahan sampai ada jawaban atau respons langsung dari pimpinan daerah.
Baca Juga: Tasikmalaya Great Sale 2026 Resmi Dimulai, Diskon 25 Persen Hadir Sambut HUT Kota Tasikmalaya ke-25
Ia juga menyoroti ketidakhadiran Ketua DPRD Kota Tasikmalaya dalam menemui massa. Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah diperlukan untuk menanggapi aspirasi yang disampaikan dalam demonstrasi tersebut.
"Ketika hari ini Wali Kota Tasikmalaya maupun Ketua DPRD Kota Tasikmalaya tidak ada inisiatif menemui massa aksi, maka kami bersepakat untuk terus berdiam diri di sini. Ini menjadi alarm dan dentuman keras untuk Wali Kota Tasikmalaya yang selalu lari dari tanggung jawabnya ketika ada penyampaian pendapat di muka umum," ujarnya.
Menanggapi aksi tersebut, Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Asep Goparuloh, mengatakan aspirasi yang disampaikan peserta demonstrasi berkaitan dengan evaluasi kinerja pemerintahan selama 25 tahun perjalanan Kota Tasikmalaya.
Pemerintah kota, kata Asep, akan memberikan kesempatan kepada massa untuk kembali menyampaikan tuntutan dan membahas berbagai persoalan yang menjadi perhatian mereka pada pekan berikutnya.
"Sebetulnya yang mereka sampaikan itu berkaitan dengan refleksi kinerja pemerintah selama 25 tahun. Terkait jawabannya kita memberikan ruang kepada mereka untuk menyampaikannya kembali minggu depan,” ujar Asep,
Hingga Jumat sore, peserta demo refleksi 25 tahun Kota Tasikmalaya masih bertahan di dalam kompleks Bale Kota. Massa menunggu tanggapan lebih lanjut dari pemerintah daerah atas tuntutan yang telah mereka sampaikan.***
Artikel Terkait
FOSSMA Tasikmalaya Gelar Musker I, Bidik Persoalan Sosial hingga Masa Depan Kota yang Lebih Maju, Sejahtera dan Religius
Lumiland Tasikmalaya Dibuka, 5 Juta Lampu LED Jadi Daya Tarik, Guru Bisa Masuk Gratis hingga 15 November 2026
Pemkot Tasikmalaya Targetkan Gedung Permanen Sekolah Rakyat Mulai Dibangun Awal 2027, Siapkan 3.000 Buku
755 Pesilat Ramaikan Jawara Sukapura Ngadaun Ngora di Tasikmalaya, Diky Candra Soroti Makna Jawara Sejati
KAHMI, HMI dan Tagana Salurkan 12.000 Liter Air Bersih di Tasikmalaya
Pengurus DPC PKB Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Dikukuhkan, Oleh Soleh Tekankan Pengabdian untuk Rakyat