Tak Tega Lihat Sampah Plastik Berserakan Di Sungai, Dua Organisasi Turun Tangan

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Rabu, 14 Juni 2023 | 16:48 WIB
Gerakan hijau Tasikmalaya dan Gabungan Mahasiswa Pecinta Alam (Gumpala) Universitas Cipasung (Uncip) Tasikmalaya, turun ke sungai guna memunguti sampah plastik.  (Dede Farhan Kamil)
Gerakan hijau Tasikmalaya dan Gabungan Mahasiswa Pecinta Alam (Gumpala) Universitas Cipasung (Uncip) Tasikmalaya, turun ke sungai guna memunguti sampah plastik. (Dede Farhan Kamil)

Mediapriangan.com-Melihat sampah plastik berserakan di aliran sungai Kampung Negla, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dua organisasi pencinta alam turun tangan.

Mereka yang mengatasnamakan Gerakan hijau Tasikmalaya dan Gabungan Mahasiswa Pecinta Alam (Gumpala) Universitas Cipasung (Uncip) Tasikmalaya, turun ke sungai guna memunguti sampah plastik yang dinilai mengancam kesehatan sungai tersebut.

Pendiri Gerakan Hijau Tasikmalaya, Muhammad Rafi Faza menjelaskan, sungai merupakan sumber kehidupan tidak hanya bagi manusia, melainkan juga hewan dan tumbuhan yang hidup menyertai manusia.

Baca Juga: Sosialisasikan Peran BUMN, Komisi VI DPR RI Akui Peran Aktif Bank BTN Dalam Pemenuhan Pembiayaan Rumah Rakyat

“Sungai ini berhubungan dengan beberapa kegiatan dan kebutuhan manusia, seperti untuk mengairi lahan persawahan dan kebun, memancing, bahkan air sungai juga bisa menjadi sumber air minum,” tutur Rafi Faza, Selasa, Juni 2023. 

Semua elemen masyarakat kata dia, sepatutnya menjaga sumber kehidupan tersebut, agar tidak dikotori sampah yang sulit terurai. Salah satunya seperti yang terjadi di titik aliran sungai Cigalontang ini. 

Di salah satu titik daerah aliran sungai (DAS) tersebut, nampak jelas banyak tumpukan sampah plastik dan sampah lain yang sulit terurai seperti popok bayi dan pakaian yang menempel pada bebatuan, termasuk di pepohonan sekitarnya.

Baca Juga: 50 Ucapan Selamat Hari Donor Darah Sedunia 2023, Cocok Dibagikan di Media Sosia Hari Ini, 14 Juni 2023

“Untuk itu, kami dari Gerakan Hijau Tasikmalaya bersama Gumpala Uncip mengadakan operasi pungut sampah di area tersebut meskipun dengan peralatan seadanya,” ujar Rafi Faza.

Gerakan itu terang dia, masih rangkaian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2023 lalu.

Dia menambahkan, untuk ke depannya, Gerakan Hijau Tasikmalaya dan Gumpala Uncip akan rutin menggelar beberapa kegiatan terkait lingkungan hidup.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Sejumlah Ternak Di Jabar Positif LSD, Pemerintah Sebarkan Vaksin

Artinya sambung dia, kepedulian terhadap lingkungan hidup tidak semata menempel pada momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia saja.

“Kesadaran tentang sampah dari hulu atau dari sumber penghasil sampah, perlu terus ditingkatkan, demi masa depan kehidupan masyarakat,” ucapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X