daerah

Dedi Mulyadi Disorot Usai Balas Protes Pekerja Tambang Gunung Kuda, Bapak Nangis, Tapi Ada yang Kehilangan Nyawa!

Selasa, 3 Juni 2025 | 15:55 WIB
Dedi Mulyadi menanggapi protes pekerja tambang Gunung Kuda Cirebon usai izin dicabut pasca longsor yang menewaskan belasan orang. (YouTube.com / KDM Channel)

 

Mediapriangan.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menanggapi langsung protes sejumlah pekerja tambang Gunung Kuda, Cirebon, yang kehilangan mata pencaharian setelah izin usaha pertambangan dicabut menyusul tragedi longsor mematikan pada 30 Mei 2025.

Dalam sebuah tayangan di kanal YouTube KDM Channel yang dipublikasikan pada Senin, 2 Juni 2025, tampak beberapa pekerja mendatangi Dedi untuk menyampaikan keluh kesah mereka.

“Pak, kami sebagai kuli tambang,” ujar salah satu dari mereka.

Baca Juga: Longsor Tambang Gunung Kuda Makan 19 Korban Jiwa, Dua Jenazah Kembali Ditemukan, Enam Warga Masih Hilang

Menjawab keluhan tersebut, Dedi menyatakan dirinya saat ini lebih fokus menyelesaikan masalah besar terlebih dahulu, yakni penanganan korban jiwa akibat longsor di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

“Kan musibah, kalau sekarang saya harus menyelesaikan yang besar dulu,” jawabnya.

Dedi pun menyarankan agar para pekerja tambang dapat segera mencari pekerjaan lain yang masih sesuai dengan kemampuan mereka. Ia menyebutkan beberapa alternatif yang bisa dilakukan.

Baca Juga: Abaikan Larangan ESDM, Pemilik dan Pengawas Tambang Gunung Kuda Cirebon Jadi Tersangka Tragedi Longsor Maut

"Kuli kan Bapak bisa ganti, kuli bangunan, kuli nyangkul, kuli tenaga kebersihan. Banyak pekerjaan," ujarnya.

Pernyataan Dedi kemudian menegaskan perbedaan dampak dari insiden tersebut, antara kehilangan pekerjaan dan kehilangan nyawa.

"Bapak nangis karena kehilangan pekerjaan, orang lain nangis karena kehilangan nyawa Pak," tegasnya.

Baca Juga: Resmi Tersangka! Pemilik dan Pengawas Tambang Gunung Kuda Cirebon Dijerat Kasus Longsor yang Tewaskan 14 Pekerja

Meski begitu, salah satu pekerja tetap mengungkapkan kegelisahannya karena harus memikirkan kebutuhan makan sehari-hari.

Halaman:

Tags

Terkini