"Tapi mungkin fakta di lapangan berbicara berbeda, di luar ekspektasi kami berdua ataupun bersama tim kami," katanya.
Meski tidak menyangka akan terjadi kericuhan, Maula Akbar tetap mengambil tanggung jawab moral dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada semua pihak, terutama kepada keluarga korban.
"Saya memohon maaf kepada semuanya, tidak ada maksud dan niatan dari kami untuk melukai keluarga korban," tutupnya.
Ucapan belasungkawa dan empati yang disampaikan Ula dan Putri Karlina menjadi harapan akan terbangunnya kembali kepercayaan publik serta ruang bagi keluarga korban untuk mendapatkan dukungan yang layak dari berbagai pihak.***