"Tapi mungkin fakta di lapangan berbicara berbeda, di luar ekspektasi kami berdua ataupun bersama tim kami," katanya.
Meski tidak menyangka akan terjadi kericuhan, Maula Akbar tetap mengambil tanggung jawab moral dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada semua pihak, terutama kepada keluarga korban.
"Saya memohon maaf kepada semuanya, tidak ada maksud dan niatan dari kami untuk melukai keluarga korban," tutupnya.
Ucapan belasungkawa dan empati yang disampaikan Ula dan Putri Karlina menjadi harapan akan terbangunnya kembali kepercayaan publik serta ruang bagi keluarga korban untuk mendapatkan dukungan yang layak dari berbagai pihak.***
Artikel Terkait
PWI Jabar Sentil Pemkab Indramayu, Usir Wartawan dari Graha Pers, Tanda Kemerdekaan Pers Sedang Dibungkam?
Miris! 25 Persen Petani di Kota Tasik Masih Buruh Tani, Wali Kota Viman Soroti di Peringatan Hari Krida Pertanian 2025
Putusan Hakim Dinilai 'Copy Paste', Tom Lembong Bongkar Kejanggalan Vonis 4,5 Tahun Kasus Impor Gula
Geger Siswa SMAN 6 Garut Tewas Diduga Karena Bullying, Dedi Mulyadi Turun Tangan Lakukan Mediasi Langsung
Geger Kasus Bullying di SMAN 6 Garut, Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepsek Demi Transparansi Investigasi
Hakim Vonis Tom Lembong 4,5 Tahun Penjara, Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi tapi Tetap Dianggap Bersalah